Tiga Anak di Malang Dianiaya Tetangga, Ayahnya Tidak Terima

Kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Malang, Jawa Timur. Korban merupakan tiga bocah di bawah umur, sementara pelaku merupakan tetangganya sendiri.

Muhammad Taufiq
Senin, 28 Juni 2021 | 14:49 WIB
Tiga Anak di Malang Dianiaya Tetangga, Ayahnya Tidak Terima
Dua orang tua korban bocah yang dianiaya tetangganya di Malang lapor polisi [Foto: Beritajatim]

SuaraMalang.id - Kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Malang, Jawa Timur. Korban merupakan tiga bocah di bawah umur, sementara pelaku merupakan tetangganya sendiri.

Diduga, pelaku bernama Nanang, warga Perum Pondok Mutiara Singosari Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Ayah korban kemudian tidak terima dengan penganiayaan tersebut lantas melapor ke kepolisian setempat.

Ayah tiga bocah itu adalah Slamet Sugiarto, Prapto dan Eko Wahyudi. Mereka menjalani pemeriksaan dengan agenda mediasi, Senin (28/6/2021) siang di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Malang.

Salah satu ayah korban, Eko, mengatakan anaknya kini berubah jadi pendiam. "Saat kejadian satu hari jelang malam hari raya Idul Fitri lalu. Anak saya dipukul dan mengalami luka lebam di bagian mata," kata Eko, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (28/6/2021) siang usai pemeriksaan.

Baca Juga:Bagi yang Ikut Vaksinasi Gratis di Malang, Ini Dua Lokasinya

Menurut dia, pemeriksaan hari ini dengan agenda mediasi berlangsung singkat. "Pemeriksaan mulai pukul 10.30 wib. Tak sampai 30 menit, kami ditanya penyidik apakah kasusnya dilanjutkan apa tidak. Ya saya dan kedua orang tua anak-anak sepakat melanjutkan saja," ungkap Eko.

Eko menceritakan, sejak kejadian itu, anaknya kini banyak mengurung diri dalam kamar. Kalau keluar rumah bahkan minta diantar. "Kalau ngaji selalu minta antar. Bahkan kalau saya ajak pergi gitu, kayak susah sekarang. Enggak mau keluar rumah. Lebih banyak di kamar saja. Mungkin masih ada trauma ya," paparnya.

Dalam mediasi hari ini, Eko juga bertemu terduga penganiaya anaknya yakni Nanang. Selama di ruang mediasi, Eko mengaku tidak banyak bicara. Hanya bercanda saja layaknya seorang tetangga. "Tadi juga ketemu dengan Pak Nanang. Ya biasa saja, kita guyon-guyon biasa. Namanya juga tetangga ya. Tidak ada pembicaraan serius," ucapnya.

Peristiwa dugaan kekerasan itu dipicu pelemparan kerikil (batu kecil) yang dilempar ke kanopi rumah milik Nanang oleh ketiga bocah kecil yang masih di bawah umur pada 9 Mei 2021 lalu. Mengetahui hal tersebut pemilik rumah bereaksi dan meluapkan emosinya.

Anak-anak lalu dikejar, setelah ketangkap dipukul. Keempat anak pulang ke rumah sambil menangis dan bilang pada orangtuanya jika habis dipukul sama orang. Ketiga anak-anak itu mengaku iseng main kerikil yang dilempar ke kanopi rumah orang hingga membuat tetangganya naik pitam dan menghajar ketiga korban.

Baca Juga:Belasan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Malang Terpapar Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini