alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wow, Gilang Widya Pramana Mau Bikin Museum hingga Training Centre untuk Arema FC

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 21 Juni 2021 | 06:17 WIB

Wow, Gilang Widya Pramana Mau Bikin Museum hingga Training Centre untuk Arema FC
Perwakilan Direksi Arema FC Iwan Budianto (kiri) dan Presiden Klub Arema FC GIlang Widya Pramana. (ANTARA/HO-Arema FC/VFT)

Tak ingin Arema FC hanya sekadar klub sepak bola, tapi Gilang menginginkan klub kebanggaan arek Malang ini juga memiliki bisnis.

SuaraMalang.id - Meskipun terbilang baru menjadi Presiden Arema FC, rupanya tak membuat Gilang Widya Pramana berleha-leha. Nampaknya sudah banyak gebrakan yang tengah disiapkan oleh Gilang Widya Pramana. Tak ingin Arema FC hanya sekadar klub sepak bola, tapi Gilang menginginkan klub kebanggaan arek Malang ini juga memiliki bisnis.

Hal itu Gilang ungkapkan melalui unggahan video di instagramnya di @juragan_99.

“Kerja yok kerja!! Wujudkan semua mimpi ini jadi kenyataan untuk Arema yg lebih baik di masa depan #arema #salamsatujiwa,” tulis caption pada unggahan video tersebut.

Setidaknya ada tiga hal yang ingin dilakukan Gilang untuk Arema FC. Apa saja?

Baca Juga: Novi Acub Zaenal: Arema Not For Sale

1.Membangun Café dan Museum Arema

Sesuai program kerja awal ia ditunjuk menjadi Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana berencana membangun café dan museum.

Rencananya, museum Arema FC ini akan berisikan piala-piala dan barang-barang yang memiliki nilai sejarah untuk Arema. “Nanti semua piala-piala arema, sejarah arema akan ditempatkan disana,” ujarnya.

2. Training Centre

Tak hanya café dan museum, ‘Crazy Rich Malang’ ini juga ingin membangun training centre untuk para pemain Arema FC, mulai senior hingga junior. Hal ini dilakukan karena sampai saat ini, Arema masih belum mempunyai lapangan sendiri.

Baca Juga: Gabung Arema FC, Diego Michiels Bidik Gelar Juara Liga 1

“Penting banget buat Arema. Arema sendiri latihannya sering dipindah-pindah (senior), dan untuk juniornya kasihan kalau mereka bermain di usia dini tapi lapangannya belum standar,” ungkap pria 32 tahun itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait