alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meninggal Abis Minum Air Kelapa, Pria Nganjuk Ini Bikin Geger Warga Sekampung

Muhammad Taufiq Senin, 14 Juni 2021 | 17:16 WIB

Meninggal Abis Minum Air Kelapa, Pria Nganjuk Ini Bikin Geger Warga Sekampung
Ilustrasi mayat perempuan (shutterstock)

Mohammad Hasanudin (46) membuat geger warga Desa Sekaran Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk.

SuaraMalang.id - Mohammad Hasanudin (46) membuat geger warga Desa Sekaran Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Pria itu tewas mendadak setelah mengeluh pusing dan meminta air kelapa.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (13/06/2021) siang. Seperti diceritakan Kapolsek Ngasem Iptu Bambang Kurniawan melalui Kasi Humas Polsek Ngasem Aipda Rafli Mahendra, peristiwa itu terjadi di rumah Sinta Kusama Dewi (35) warga Kecamatan Ngasem.

Awalnya, korban datangi rumah Sinta Kusama Dewi untuk mengambil barang perkakas rumah tangga. Korban kemudian mengobrol dengan saksi dan tidak lama kemudian korban meminta air kelapa untuk diminum.

"Korban datang ke Ngasem untuk mengambil perkakas rumah tangga," kata Aipda Rafli dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.

Baca Juga: Polri Serahkan Berkas Perkara Suap Bupati Nganjuk ke Kejaksaan

Tidak lama kemudian korban mengeluh kepalanya pusing kepada saksi. Saksi yang pada saat itu sedang sibuk mendata ibu hamil menyuruh korban duduk dan beristirahat.

"Sempat terdengar oleh saksi suara mendengkur dari korban. Dan setelah itu korban diketahui meninggal dunia," kata Aipda Rafli.

Saksi, mengetahui korban tergeletak langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngasem.

"Hasil pemeriksaan tim Identifikasi Polres Kediri dan dokter Puskesmas setempat tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," ujar Aipda Rafli.

Sementara itu, dari keterangan keluarga korban mempunyai riwayat suatu penyakit. Diduga kematian korban lantaran penyakitnya kambuh. Sementara itu, pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah.

Baca Juga: OTT Bupati Nganjuk, Kuasa Hukum Minta Publik Jangan Menghakimi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait