SuaraMalang.id - Tepat pada hari ini, Kamis 3 Juni 2021 diperingati sebagai Hari Sepeda Dunia atau World Bicycle Day. Awal mula dari hari bersejarah ini ditetapkan oleh United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada April 2018.
Majelis Umum PBB mendeklarasikan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Dunia. Sepeda sendiri dikenal sebagai sarana transportasi paling ramah lingkungan. Bahkan, belakangan budaya bersepeda menjadi tren sejak pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia.
Tak sedikit orang yang kini menjadikan bersepeda menjadi hobi maupun gaya hidup. Pemilihan rute gowes pun menjadi salah satu hal yang harus dipikirkan matang-matang.
Pasalnya, medan yang ditempuh akan mempengaruhi kekuatan dan kecepatan pesepeda sendiri. Jika kamu hobi gowes dan bosan dengan rute yang itu-itu saja, sepertinya beberapa tempat di Malang ini wajib kamu coba. Mana saja ya?
Baca Juga:Begini Kronologis Pria Tusuk Mantan Istrinya di Tlogomas Malang
1. Patirtaan Ngawonggo
Patirtaan Ngawonggo berlokasi di Tajinan, Kabupaten Malang. Patirtaan ini adalah salah satu situs sejarah yang diduga adalah bekas tempat pemandian kerajaan. Di lokasi ini, masyarakat membangun tempat wisata dengan konsep wisata pedesaan yang dinamai Tomboan Ngawonggo. Warga memakai pakaian khas pedesaan, menyediakan makanan khas jaman dulu, dan lokasi yang sangat khas pedesaan.
![Patirtaan Ngawonggo [Tangkapan Layar instagram @tomboan_]](https://media.suara.com/pictures/480x260/2021/06/03/27330-patirtaan-ngawonggo.jpg)
Berjarak kurang lebih 25 km dari pusat kota Malang, tempat wisata ini pas untuk pesepeda yang ingin bersepeda dengan rute yang lumayan jauh dan destinasi yang menarik. Uniknya, seluruh makanan dan minuman di sini tidak dijual. Sebagai gantinya, pengunjung bisa memasukkan donasi dalam kotak asih yang telah disediakan.
2. Pawon Badhuk Kopi Sangit
Tempat wisata ini terletak di Banjarejo Pakis, Kabupaten Malan, Jawa Timur. Jalur sepeda yang melewati daerah pertanian dan perkebunan ini sangat seru untuk dilalui. Jalanan yang sejuk dan pemandangan yang indah tentu akan tersaji sembari mengayuh sepeda. Ketika sampai tujuan pun akan disuguhkan oleh sungai yang jernih dan pemandangan yang asri.
Baca Juga:Kesaksian Alumni SMA SPI: Bekerja di Sana Seperti Kerja Rodi, Sistemnya Tak Beres
![Pawon Badhuk Kopi Sangit [Tangkapan layar Instagram @mr.zen.nal]](https://media.suara.com/pictures/480x260/2021/06/03/33257-pawon-badhuk-kopi-sangit.jpg)
Harga menu makanan dan minuman yang disajikan pun cukup ramah di kantong. Menu tersebut antara lain kopi panas, teh hangat, hingga mie instan. Meskipun terkesan sederhana, namun terasa istimewa karena dinikmati bersama keindahan alam di tempat tersebut.