facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rencana Peniadaan CPNS 2021 Pemkab Bondowoso Ditentang DPRD

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 25 Mei 2021 | 16:56 WIB

Rencana Peniadaan CPNS 2021 Pemkab Bondowoso Ditentang DPRD
Ilustrasi ujian CPNS. [Dok. Ist]

Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir dengan tegas akan tetap menolak surat Pemkab Bondowoso terkait rencana penghapusan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

SuaraMalang.id - DPRD Kabupaten Bondowoso menentang rencana Pemkab Bondowoso menghapus atau meniadakan rekrutmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2021.

Hal itu diungkap Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso H. Ahmad Dhafir.

Peniadaan CPNS karena refocusing anggaran tidaklah beralasan. Jika hal itu dilakukan, menurutnya, justru bakal berdampak buruk kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

"Meskipun ada refocusing bukan berarti mau meniadakan CPNS, masih banyak solusi. Kita pending program lain yang kurang penting dan tidak begitu mendesak. Misalkan, pembangunan gedung pemerintahan kita pending dulu, itu jauh lebih baik," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id media jejaring suara.com, Selasa (25/05/2021).

Baca Juga: Beda Golongan dan Eselon PNS, Mau Ikut CPNS 2021 Wajib Tahu

Legislator PKB ini merinci, ada 337 formasi CPNS yang dibutuhkan sebagaimana disampaikan Menpan RB secara tertulis. Tentu hal tersebut sangat ditunggu masyarakat Bondowoso.

"Tes CPNS harus terlaksana. Ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Selain menciptakan lapangan kerja, CPNS ini kebutuhan pokok yang harus dipenuhi," sambungnya.

Dhafir khawatir, jika CPNS tidak diselenggarakan tahun ini, maka Bondowoso akan menanggung ruginya.

"Bukan hanya berdampak sosial dan memutus harapan warga Bondowoso. Biasanya, kita akan menerima sanksi tidak diberi jatah lagi tahun berkutnya jika tahun ini kita menolak," ujarnya.

Ia berharap, Pemkab Bondowoso lebih bijak mengambil keputusan.

Baca Juga: Formasi Guru Agama CPNS dan PPPK Kalbar Diprotes, Sutarmidji Buka Suara

"Jangan sampai apa yang terjadi di Jember kemaren (tidak mendapatkan jatah CPNS) terjadi juga di Bondowoso," imbuhnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait