Heboh Rencana Festival Santet, Begini Pernyataan Lengkap Perdunu

Melalui festival santet, lanjut dia, Perdunu ingin mengedukasi masyarakat tentang makna santet dan cara menangkalnya. Sebab, seringkali santet masih digunakan untuk mencelakai

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 06 Februari 2021 | 07:00 WIB
Heboh Rencana Festival Santet, Begini Pernyataan Lengkap Perdunu
Deklarasi Persatuan Dukun Nusantara atau Perdunu di Banyuwangi. [Foto: Istimewa]

SuaraMalang.id - Gempar rencana festival santet yang digagas Persatuan Dukun Nusantara atau Perdunu direspon enteng. Pihak Perdunu mengklaim festival tersebut didasari dengan niat dan tujuan positif.

Seperti diberitakan, para dukun, kiai dan ahli spiritual berkumpul dan mendeklarasikan terbentuknya Persatuan Dukun Nusantara atau disingkat Perdunu di Kabupaten Banyuwangi, Rabu lalu (3/2/2021). Salah satu program yang digagas, yakni festival santet.

Salah satu deklarator Perdunu, In'amul Muttaqien membenarkan, bahwa pihaknya merencanakan menggelar festival santet.

“Benar, kita akan menggelar Festival Santet. Tetapi itu bukan hal yang negatif. Jadi bukan ada orang, terus di tes untuk disantet, bukan seperti itu,” ujarnya, dikonfirmasi Suara.com, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga:Pemkab Banyuwangi Klarifikasi Festival Santet Persatuan Dukun Nusantara

Melalui festival santet, lanjut dia, Perdunu ingin mengedukasi masyarakat tentang makna santet dan cara menangkalnya. Sebab, seringkali santet masih digunakan untuk mencelakai orang lain melalui peran dukun.

“Sementara ini, dari pembahasan dengan teman-teman, Festival akan digelar sepanjang bulan Suro kalau dalam penanggalan Jawa. Atau bulan Muharam dalam penanggalan Hijriyah. Kalau dalam penanggalan masehi sepanjang Agustus-September. Jadi masih lama,” kelakarnya.

Ia menambahkan, bahwa deklarasi pembentukan Perdunu dihadiri 15 orang tokoh dukun dan ulama dari berbagai penjuru Banyuwangi. Meski beranggotakan para dukun, In’amul mengklaim komunitasnya ini berisi dukun-dukun yang baik.

“Perdunu ini bukan untuk menyombongkan diri atau menakuti orang. Justru, kita ingin  menjadi penyeimbang dari praktik perdukunan yang negatif. Istilahnya, yang  hitam harus diimbangi yang putih,” jelasnya.

Lantaran komunitas 'dukun baik', menurutnya, Perdunu akan menjadi benteng bagu masyarakat untuk menghadapi santet yang diorder oleh orang-orang dengan niat yang jahat.

Baca Juga:Kiai, Gus dan Ahli Ilmu Spiritual Dirikan Organisasi Dukun di Banyuwangi

“Seperti kalau ada orang yang disantet, nah kita akan membentenginya,” jelas pria yang menjabat Bendahara Perdunu ini.

Tekat menjadi komunitas dukun baik itu sudah ditegaskan dalam aturan komunitas Perdunu.

“Anggota kami, hanya boleh menerima order untuk menyembuhkan korban santet negatif dari dukun lain,” pungkas In’amul.

Kontributor : Adi Permana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini