Pemkab Lumajang Dirikan Pos Pantau Erupsi Gunung Semeru di Curah Kobokan

Pos pantau Erupsi Gunung Semeru ini mengawasi lahar dingin.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 18 Januari 2021 | 21:19 WIB
Pemkab Lumajang Dirikan Pos Pantau Erupsi Gunung Semeru di Curah Kobokan
ilustrasi-Warga melihat banjir lahar dingin Gunung Semeru di kawasan Besuk Kobokan, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). [ANTARA FOTO/Seno]

SuaraMalang.id - Guna meningkatkan antisipasi dampak erupsi Gunung Semeru, Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menyiapkan langkah khusus. Terdekat, bakal didirikan pos pantau di Curah Kobokan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pendirian pos pantau ini juga berkaca dari peristiwa luncuran awan panas guguran, Sabtu lalu (16/1/2021).

"Pendirian pos pantau ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya lahar dingin Gunung Semeru yang tidak bisa diprediksi, sehingga kondisi terkini Gunung Semeru bisa terpantau setiap saat," katanya, seperti dikutip dari Antara, Senin (18/1/2021).

Bupati Thoriq menambahkan, bahwa terdapat penambahan endapan material vulkanik akibat dua kali fenomena awan panas guguran, dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Baca Juga:Duh, Warga Probolinggo Ramai-Ramai Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19

"Tentu endapan di atas lebih banyak lagi, sehingga yang dikhawatirkan kalau hujan turun sewaktu-waktu dapat berpotensi terjadi lahar dingin yang tidak bisa diantisipasi lebih awal," urainya.

Lahar dingin semakin sulit diprediksi lantaran curah hujan yang tidak merata. Sehingga, menurutnya, pendirian pos pantau sangat mendesak dan penting untuk direalisasikan.

"Sewaktu-waktu bisa terjadi lahar dingin dan tidak hanya satu lokasi saja. Di bawah juga banyak warga atau penambang yang bekerja dan beraktivitas di dekat aliran sungai yang berhulu di Semeru, sehingga petugas bisa menyampaikan ke bawah agar segera ada langkah antisipasi kalau terjadi lahar dingin," katanya.

Seperti diberitakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Semeru Level II Waspada. PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas di radius 1 kilometer dari kawah Gunung Semeru dan 4 kilometer dari arah bukaan kawah di sektor Selatan - Tenggara.

Baca Juga:Pemkab Malang Minta Tambahan 5 Dosis Vaksin Jatah Influencer

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak