"Bagaimana kualitas obat dan alat scan yang akan dipakai. Pernah juga kami cerita karena limit asuransi sudah habis karena jaminan kemoterapi sehingga ekses dari kantor, akhirnya beliau meresepkan obat kemo ke RS yang harganya jauh lebih murah untuk kami.," lanjutnya lagi.
Tak hanya itu, pasien dr. Abdul Muthalib ini juga menjelaskan bahwa sang dokter kerap membantu pasien-pasiennya yang mengalami kesulitan mengurus BPJS.
"Kisah lain yang menarik, suatu hari saat saya sedang antre konsul kepada beliau, ada pasien sebelum saya yang sedang konsul dan sepertinya akan mendapatkan penanganan dan beliau mendapatkan hambatan dalam proses BPJS. Lalu setelah beres, perawat Prof. Muthalib menghampiri pasien tsb dan bilang 'Bapak nanti kalau dari BPJS ribet lagi, bilang saja kalau bapak pasien Prof. Muthalib supaya dilancarin prosesnya", dan benar saja minggu depannya beliau kembali ke Prof dan sudah mendapatkan penanganan yang baik," tulis akun tersebut.
Akun @SuyaNanda memberikan julukan 'Robin Hood' pada dr. Abdul Muthalib karena kebiasaannya menolong pasien yang kesulitan dalam urusan biaya atau asuransi. Disebutkan juga, dr. Abdul Muthalib adalah satu dari tiga dokter terbaik dalam bidang Hematologi Onkologi di Asia Tenggara.
Baca Juga:Kasus Covid-19 RI Tembus 11 Ribu Saat Presiden Jokowi Divaksin Perdana
"Belakangan kami baru mengetahui dari teman-teman sesama pejuang Lymphoma bahwa beliau adalah one of the three ahli hematologi onkologi terbaik di Asia Tenggara, dan banyak pasien lain dengan berbagai kendalanya yang dibantu oleh beliau," tulis akun @SuyaNanda
"Maka dari itu kami terutama pasien-pasien beliau melihat Prof. Muthalib sebagai sosok "robin hood" di dunia kesehatan, banyak memberikan edukasi sekaligus concern bagi pasien-pasiennya. Tiap konsul saya dan istri rasanya kaya cucu lagi nengok kakeknya buat curhat wkwk," tulisnya.