- Polres Malang menyiagakan 800 personel dengan sistem empat rayon guna mempercepat respons darurat bencana hidrometeorologi.
- Langkah taktis tersebut diambil untuk menghadapi ancaman tanah longsor dan angin kencang akibat topografi kompleks.
- Petugas telah menyiapkan armada taktis penanggulangan bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah.
SuaraMalang.id - Ancaman bencana hidrometeorologi yang kian nyata di Kabupaten Malang direspons cepat oleh aparat kepolisian. Mengantisipasi meluasnya dampak tanah longsor dan terjangan angin kencang, Polres Malang menyiagakan 800 personel siap tempur yang disebar ke seluruh penjuru daerah.
Ratusan personel tersebut dipetakan ke dalam empat rayon strategis, wilayah utara, selatan, barat, dan timur. Skema rayonisasi ini diterapkan guna memangkas rantai birokrasi dan mempercepat waktu tanggap (response time) saat bencana sewaktu-waktu menerjang.
"Sebanyak 800 personel disiapkan dengan sistem rayonisasi. Tujuannya jelas, agar penanganan darurat di lapangan bisa langsung dieksekusi oleh petugas terdekat dari titik lokasi kejadian tanpa menunggu komando yang panjang," tegas Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri, Sabtu (7/11/2026).
Langkah taktis ini dipicu oleh rentetan peristiwa hidrometeorologi yang menerpa Malang beberapa waktu terakhir. Kondisi topografi Kabupaten Malang yang kompleks, mulai dari gugusan pegunungan, perbukitan curam, dataran rendah, hingga garis pesisir pantai, menjadikan wilayah ini rawan bencana multi-ancaman.
"Beberapa titik sudah dilaporkan terjadi tanah longsor. Selain itu, terjangan angin kencang juga sempat merusak permukiman warga hingga fasilitas sekolah," papar Rulian.
Menghadapi puncak musim hujan, Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat patroli di titik-titik rawan dan terus memantau peringatan dini dari BMKG.
Koordinasi lintas sektor bersama pemerintah desa setempat juga digenjot, khususnya terkait pemetaan jalur evakuasi darurat serta penetapan titik kumpul pengungsian yang aman dan layak bagi warga.
Tak hanya mengandalkan kekuatan personel, Polres Malang memastikan seluruh armada taktis penanggulangan bencana telah berada dalam status siaga.
Peralatan berat, perahu karet evakuasi banjir, armada operasional medan berat, perlengkapan SAR, alat komunikasi radio cadangan, tenda medis, hingga pasokan logistik bantuan telah disiapkan.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
Langkah antisipatif ini disambut positif oleh jajaran pemerintah daerah. Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menekankan bahwa kunci keberhasilan mitigasi bencana bergantung pada kecepatan respons dan soliditas sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga.
"Bencana menuntut kerja bersama. Dengan kesiapan matang dari aparat kepolisian beserta armadanya, kami berharap dampak kerusakan maupun potensi korban jiwa di lapangan dapat ditekan seminimal mungkin," tandas Lathifah. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana
-
Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba