- Banjir bandang dan tanah longsor melumpuhkan lima kecamatan di Malang Selatan pada Senin, 2 November 2026.
- Bencana akibat hujan lebat tersebut memutus akses jalan nasional, merusak jembatan, serta merobohkan tiang listrik utama.
- BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa dan saat ini fokus mengevakuasi material longsor.
SuaraMalang.id - Kawasan Malang bagian selatan lumpuh diterjang rentetan bencana banjir bandang dan tanah longsor, Senin (2/11/2026).
Hujan lebat berdurasi panjang yang mengguyur tanpa henti sejak Minggu malam memicu air bah sungai meluap serta merontokkan tebing-tebing curam di sedikitnya lima kecamatan.
Dampak paling parah melanda akses transportasi vital. Longsoran tebing batu dan lumpur pekat di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, menimbun seluruh badan jalan nasional penghubung utama Kabupaten Malang dan Lumajang.
Akibatnya, arus logistik dan mobilitas warga di jalur provinsi tersebut macet total tak bisa dilewati kendaraan.
Tak hanya di Ampelgading, petaka tanah longsor juga dilaporkan menerjang titik-titik krusial di Kecamatan Dampit (Desa Watusuko dan Polaman), Kecamatan Tirtoyudo, hingga Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Di wilayah Sumbermanjing Wetan, akses jalan poros di kawasan Gunung Gatel bahkan dikabarkan terputus total.
Di Kecamatan Bantur, amukan bencana merusak infrastruktur vital warga. Tebing yang longsor di Desa Sumberbening merobohkan tiang listrik utama milik PLN ke badan jalan.
Sementara itu, fondasi penahan jembatan penghubung antara Desa Pringgodani dan Desa Rejosari dilaporkan ambrol tergerus derasnya arus air bah.
Kasi Tanggap Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem berintensitas tinggi mengguyur merata di seluruh Malang Selatan, memicu naiknya debit sungai secara serentak.
Baca Juga: Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
"Di Desa Lebakharjo, luapan Sungai Kedung Ondo merendam kawasan sekitar sejak kemarin petang. Sementara itu, material tebing di Tirtomoyo masih menutup akses provinsi. Untuk arus lalu lintas dari dan menuju Malang, petugas mengalihkan pengendara roda dua dan empat melewati rute alternatif Desa Purworejo menuju Desa Sidorenggo," jelas Sadono dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Beruntung, air bah yang sempat menggenangi permukiman di Desa Bantur dilaporkan telah berangsur surut seiring meredanya hujan pada Senin siang.
BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan bencana hidrometeorologi ini. Namun, tumpukan material longsor berupa batu besar, pohon tumbang, dan tanah liat tebal menjadi kendala utama dalam memulihkan akses ekonomi warga.
"Prioritas utama saat ini adalah membuka kembali jalur transportasi yang tertutup. Kami membutuhkan bantuan alat berat untuk mempercepat evakuasi material longsor," tambah Sadono.
Saat ini, puluhan personel gabungan dari BPBD, relawan, TNI/Polri, dan pihak PLN telah disebar ke berbagai posko tanggap darurat di tingkat desa guna mempercepat pembersihan jalan, perbaikan instalasi listrik, serta mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah tebing yang masih labil.
Berita Terkait
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?