- Sembilan warga nekat mendaki kawasan tertutup Puncak Batu Tulis untuk tujuan religi pada Minggu, 27 September 2026.
- Seorang pendaki mengalami hipotermia parah di Pos 4 sehingga memicu operasi penyelamatan darurat oleh tim gabungan.
- Seluruh rombongan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada Rabu sore, 30 September 2026, lalu diberi sanksi teguran.
SuaraMalang.id - Aksi nekat sembilan warga menerobos kawasan terlarang demi tujuan religi nyaris berujung malapetaka. Rombongan pendaki ilegal yang nekat menyusup ke Puncak Batu Tulis, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, kawasan yang tengah ditutup total akibat kebakaran hutan, akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan dalam kondisi selamat, Rabu sore (30/9/2026).
Puncak Batu Tulis di bawah naungan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang sejatinya masih berstatus siaga dan ditutup ketat sejak 4 September lalu karena kobaran api belum sepenuhnya aman.
Namun, aturan keselamatan itu diabaikan. Rombongan yang terdiri dari tujuh pria dan dua wanita berinisial P, Y, K, D, A, G, L, H, dan S ini nekat mendaki lewat "jalur tikus" di Kenongo, Desa Sumbersuko, pada Minggu (27/9/2026), lalu bermalam di area Pos 4.
Petaka mulai datang saat salah satu pendaki berinisial D mendadak tumbang akibat serangan hipotermia parah, Selasa (29/9/2026).
Sadar nyawa rekannya terancam, tujuh orang memutuskan turun menuju Posko Pendakian Merkusi untuk mencari bala bantuan darurat. Sementara D yang sudah tak berdaya terpaksa bertahan di ketinggian Pos 4, ditemani sang ayah berinisial K.
Misi penyelamatan terhadap ayah dan anak itu pun berjalan menegangkan. Tim SAR gabungan tidak bisa langsung merangsek naik pada Selasa malam akibat kondisi medan yang sangat berbahaya yakni jarak pandang terganggu kabut tebal, gelap gulita, serta ancaman kepulan asap sisa karhutla yang masih menyelimuti jalur.
"Keselamatan pendaki dan keselamatan petugas adalah pertimbangan utama kami," ungkap Kasi Humas Polres Malang, AKP Budiono.
Penyelamatan baru bisa dieksekusi penuh pada keesokan paginya. Tim gabungan menerobos sisa bara api dengan membawa tandu, logistik, dan pasokan medis darurat.
Perjuangan panjang itu tuntas pada Rabu pukul 16.30 WIB ketika D dan ayahnya berhasil dibawa turun ke titik aman.
Baca Juga: Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya
Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, mengonfirmasi seluruh rombongan berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Meski begitu, tindakan indisipliner ini berbuah sanksi tegas.
"Yang bersangkutan melakukan pendakian untuk tujuan religi. Seluruhnya sudah kami berikan teguran keras dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya," tegas Kelik.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan publik agar membuang jauh-jauh ego dan rasa penasaran untuk mendaki gunung yang sedang ditutup. Sebab, kelalaian semacam ini bukan hanya mempertaruhkan nyawa sendiri, melainkan juga membahayakan nyawa para petugas penyelamat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya
-
QLola by BRI, Solusi Cash Management untuk Payroll Perusahaan Skala Besar
-
BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot