- Minibus Toyota Hiace membawa delapan wisatawan asal Makassar menabrak truk Fuso di Tol Pandaan-Malang pada Rabu, 22 Juli 2026 malam.
- Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan tiga penumpang asal Sulawesi Selatan meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
- Polisi menyatakan kecelakaan terjadi akibat pengemudi minibus lalai tidak menjaga jarak aman saat berkendara.
SuaraMalang.id - Impian rombongan wisatawan asal Makassar untuk menikmati sejuknya udara Malang mendadak berubah menjadi mimpi buruk yang memilukan.
Perjalanan sejauh ribuan kilometer dari Sulawesi yang seharusnya berakhir dengan tawa, justru terhenti secara tragis di aspal panas KM 76+600 Tol Pandaan-Malang, Rabu (22/7/2026) malam.
Sebuah minibus Toyota Hiace yang membawa delapan penumpang tersebut ringsek parah setelah menghantam bagian belakang truk Fuso.
Benturan yang begitu keras membuat bagian depan kendaraan hampir tak berbentuk, menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Tiga nyawa melayang dalam insiden maut ini. Mereka adalah Burhanuddin (46), Oktavivin Tristianto (40), dan seorang bocah berusia 10 tahun, Ahdan Wal Mutawaq. Ketiganya merupakan warga Sulawesi Selatan yang tengah menikmati waktu liburan mereka di Jawa Timur.
"Penumpang Hiace ini berasal dari Makassar dengan tujuan akhir Malang setelah menempuh perjalanan dari Surabaya," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Syamsul Khairudin, Kamis (23/7/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Selain korban jiwa, lima penumpang lainnya, termasuk seorang balita berusia dua tahun, saat ini harus berjuang di ruang perawatan rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.
Kesaksian di lapangan menggambarkan betapa mencekamnya suasana sesaat setelah tabrakan terjadi di lajur kiri jalan tol tersebut.
Hasil penyelidikan sementara polisi menunjukkan adanya faktor kelalaian manusia di balik tragedi ini. Pengemudi Hiace, Awang Darmawan (39), diduga tidak mampu menjaga jarak aman saat melaju di belakang truk Fuso yang dikemudikan oleh Adolfus Gelu (29).
Baca Juga: Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang
"Jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga pengemudi Toyota Hiace tidak mampu menghindari benturan. Terjadi tabrak belakang karena kurangnya menjaga jarak aman," pungkas Syamsul.
Saat ini, kedua sopir telah diamankan di Polres Malang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan bukti di lapangan sebelum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Berita Terkait
-
Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang
-
Buntut Ucapan Lu Punya Otak Gak?, Hotman Paris Resmi Dipolisikan PWI Malang Raya
-
Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi