Wakos Reza Gautama
Selasa, 21 Juli 2026 | 07:52 WIB
Seorang sopir truk ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di dalam kabin kendaraannya sendiri di pinggir Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Seorang sopir truk bernama Lulus Andrianto ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya pada Senin, 20 Juli 2026.
  • Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang saat truk sedang menunggu antrean pabrik.
  • Pihak kepolisian memastikan korban meninggal karena faktor kesehatan hipertensi, bukan akibat tindakan kriminal atau kekerasan fisik.

SuaraMalang.id - Pagi di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, sebuah truk pengangkut tebu terparkir rapi di pinggir Jalan Raya Kebonagung.

Tak ada yang aneh. Bagi warga sekitar dan pengguna jalan, kendaraan besar itu tampak seperti sedang beristirahat menunggu giliran masuk ke pabrik gula.

Namun, di balik dinding kabin besi itu, tersimpan sebuah tragedi sunyi yang memilukan. Lulus Andrianto (38), seorang pria asal Sumbermanjing Wetan, ditemukan terbujur kaku di balik kemudi pada Senin (20/7/2026) pagi.

Petugas keamanan Pabrik Gula Kebonagung awalnya mendekati truk tersebut dengan maksud meminta sang sopir memindahkan kendaraannya ke area parkir yang telah disediakan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Petugas mengetuk kaca dan memanggil berulang kali, namun tak ada sahutan. Curiga dengan keheningan di dalam kabin, petugas bersama beberapa rekan sopir lainnya mencoba mengecek lebih dekat.

Alangkah terkejutnya mereka saat mendapati Lulus sudah dalam posisi terlentang di belakang jok, tak bergerak sedikit pun. Tim medis yang tiba di lokasi tak lama kemudian menyampaikan kabar pahit: sang sopir telah tiada.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pakisaji bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Malang langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di tengah kerumunan warga yang penasaran, polisi melakukan identifikasi secara menyeluruh.

Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, memastikan bahwa kepergian Lulus murni karena faktor kesehatan. Tidak ada barang berharga yang hilang, pun tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ada indikasi tindak pidana. Korban ditemukan dalam posisi seperti sedang beristirahat," ungkap AKP M. Budiono dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga: Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Di balik kematian mendadak ini, terungkap fakta medis yang memilukan. Pihak keluarga membeberkan bahwa Lulus selama ini berjuang melawan hipertensi.

Pihak keluarga dengan besar hati menerima peristiwa ini sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi untuk membawa pulang jenazah Lulus.

Load More