-
Pemkot Malang tambah tiga bus untuk mudik gratis 2026.
-
Kuota pemudik naik signifikan dari 120 menjadi 224 orang.
-
Kolaborasi swasta bantu perluas layanan dan kurangi beban APBD.
SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), memastikan program mudik gratis 2026 akan berjalan dengan kapasitas yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan armada bus hasil kolaborasi dengan pihak swasta membuat kuota pemudik meningkat signifikan dan memberi peluang lebih luas bagi warga untuk pulang kampung saat Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa program mudik gratis 2026 kini memiliki tambahan tiga unit bus baru dari kerja sama dengan pihak swasta. Dengan tambahan tersebut, total armada yang disiapkan menjadi enam unit bus.
"Alhamdulillah, kami mendapatkan tambahan tiga unit bus, kolaborasi dengan swasta. Penambahan ini membuat jumlah angkutan untuk mudik gratis menjadi enam unit," kata Widjaja, Kamis (5/3/2026).
Penambahan armada ini berdampak langsung pada peningkatan kuota penumpang. Jika sebelumnya program mudik gratis 2026 hanya mampu menampung sekitar 120 peserta, kini jumlahnya meningkat menjadi 224 orang.
Widjaja menjelaskan bahwa jumlah armada masih berpotensi bertambah. Dinas Perhubungan Kota Malang saat ini masih membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta lainnya untuk mendukung program tersebut.
"Kami masih menunggu respons pihak swasta lain," ujarnya.
Menurutnya, skema kolaborasi dengan sektor swasta sengaja dilakukan untuk membantu mengurangi beban pembiayaan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah daerah berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Karena masih menunggu kemungkinan tambahan armada, Dishub Kota Malang belum menetapkan jadwal pasti pembukaan pendaftaran peserta. Meski demikian, waktu pendaftaran diperkirakan tidak akan jauh dari jadwal keberangkatan rombongan pemudik.
Rencananya, pemberangkatan peserta mudik gratis 2026 dijadwalkan pada 17 Maret 2026. Prioritas peserta akan diberikan kepada warga yang memiliki KTP Kota Malang.
Pendaftaran nantinya dapat dilakukan secara daring maupun dengan datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan Kota Malang.
Untuk rute perjalanan, pemerintah kota memproyeksikan beberapa tujuan utama yang dinilai paling diminati masyarakat. Rute tersebut meliputi Pulau Madura, Kabupaten Banyuwangi melalui Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, hingga Kabupaten Pacitan.
Widjaja menjelaskan bahwa penentuan rute tersebut didasarkan pada hasil evaluasi pelaksanaan program mudik gratis tahun 2025. Dari hasil evaluasi itu, daerah-daerah tersebut tercatat menjadi tujuan yang paling banyak dipilih oleh pemudik.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Hari Raya Idul Fitri, program mudik gratis 2026 juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode arus mudik.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Rahasia Malang Sukses Hapus Praktik Pasung Sejak Tahun 2025
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum