-
54 warga binaan Nasrani terima Remisi Natal 2025 resmi.
-
Remisi diberikan berdasarkan perilaku baik dan syarat pidana.
-
Pembinaan karakter tetap jadi fokus Lapas Kelas I Malang.
SuaraMalang.id - Sebanyak 54 warga binaan beragama Nasrani di Lapas Kelas I Malang memperoleh Remisi Natal 2025 pada perayaan Hari Raya Natal, Kamis (25/12/2025).
Pemberian remisi ini menjadi perhatian karena menunjukkan komitmen pembinaan pemasyarakatan berbasis perilaku dan kepatuhan selama masa pidana.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menjelaskan bahwa dari puluhan warga binaan penerima Remisi Natal 2025, besaran pengurangan masa hukuman bervariasi. Dua orang mendapatkan remisi dua bulan, tiga orang memperoleh remisi satu bulan 15 hari, 41 orang mendapatkan remisi satu bulan, dan delapan orang memperoleh remisi 15 hari.
“Pada Hari Natal kali ini, sebanyak 54 warga binaan beragama Nasrani menerima remisi khusus ini diharapkan dapat memberikan semangat baru kepada para warga binaan, khususnya yang merayakan Natal,” kata Teguh.
Penyerahan Remisi Natal 2025 dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas kepada perwakilan warga binaan di Gereja Pembaharuan yang berada di area Lapas Kelas I Malang. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Natal di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Sebelumnya, pihak Lapas Kelas I Malang mengusulkan sebanyak 62 warga binaan beragama Nasrani untuk menerima remisi pada Natal 2025. Namun, setelah melalui proses verifikasi, hanya 54 orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk memperoleh pengurangan masa hukuman.
Teguh menjelaskan, warga binaan yang belum menerima Remisi Natal 2025 disebabkan belum memenuhi ketentuan, di antaranya masa pidana yang masih di bawah enam bulan. Hal tersebut sesuai dengan regulasi pemberian remisi yang berlaku secara nasional.
Menurutnya, pemberian pengurangan masa hukuman merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang mampu menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana. Ia menekankan agar remisi tidak dipandang semata sebagai hadiah.
“Ini juga harus menjadi dorongan bagi warga binaan agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, serta menjadikan momen Natal sebagai titik balik dalam memperbaiki kualitas kehidupan pribadi,” ujar dia.
Selain pemberian Remisi Natal 2025, pihak lapas menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh warga binaan. Pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pembentukan karakter.
“Tidak hanya menekankan pada aspek hukum, tetapi juga pada pembentukan karakter warga binaan agar mereka dapat reintegrasi dengan baik di masyarakat setelah menjalani masa pidana,” tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lapas Surabaya Hadirkan Wartelsuspas Digital untuk Warga Binaan
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Danantara Perluas Akses Keuangan Masyarakat
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK