SuaraMalang.id - Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan masyarakat Indonesia. Untuk memastikan perjalanan lebih lancar, PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi membuka penjualan tiket kereta api Lebaran 2025, yang bisa dipesan mulai H-45 sebelum tanggal keberangkatan.
Calon penumpang bisa membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra agen travel online (OTA) yang bekerja sama dengan KAI.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket.
"Mulai 4 Februari 2025, tiket untuk keberangkatan H-45 Lebaran sudah bisa dipesan sejak pukul 00.00 WIB. Jangan sampai kehabisan, segera rencanakan perjalanan Anda dan dapatkan tiket dengan harga terbaik," ujar Anne, Senin (17/2/2025).
Tips Mendapatkan Tiket Kereta Api Lebaran 2025
Karena tingginya permintaan, mendapatkan tiket kereta api untuk mudik Lebaran bisa menjadi tantangan. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
- Cek Ketersediaan Tiket Secara Berkala; Banyak calon penumpang yang membatalkan tiket setelah batas pembayaran habis. Pantau ketersediaan tiket 1-2 jam setelah pukul 00.00 WIB dan cek kembali di pagi, siang, atau sore hari.
- Pilih Tanggal Keberangkatan Alternatif; Jika tiket di puncak arus mudik (H-5 hingga H-1) habis, pertimbangkan berangkat lebih awal (H-10 hingga H-6) atau setelah Lebaran (H+3 hingga H+10).
- Gunakan Rute Transit; Jika tiket langsung ke kota tujuan sudah habis, coba pesan tiket dengan rute alternatif. Misalnya, untuk ke Surabaya dari Jakarta, bisa pesan Jakarta-Semarang terlebih dahulu, lalu lanjut ke Surabaya.
Gunakan Kanal Pemesanan Resmi; Hindari pembelian tiket dari pihak tidak resmi untuk mencegah penipuan. Pastikan hanya membeli melalui:
- Aplikasi Access by KAI
- Situs booking.kai.id
- Mitra OTA resmi KAI
Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran 2025
Berikut jadwal pemesanan tiket berdasarkan tanggal keberangkatan:
Baca Juga: Kereta Baru Ketapang-Malang, Tiket Eksekutif Cuma 390 Ribu
- 4 Februari 2025 → Keberangkatan 21 Maret 2025 (H-10)
- 5 Februari 2025 → Keberangkatan 22 Maret 2025 (H-9)
- 6 Februari 2025 → Keberangkatan 23 Maret 2025 (H-8)
- 7 Februari 2025 → Keberangkatan 24 Maret 2025 (H-7)
- 8 Februari 2025 → Keberangkatan 25 Maret 2025 (H-6)
- 25 Februari 2025 → Keberangkatan 11 April 2025 (H+10)
Cara Membeli Tiket Kereta Api Lebaran 2025
Via Website booking.kai.id
- Masukkan stasiun asal, tujuan, dan tanggal keberangkatan
- Pilih kereta dan kelas
- Isi data penumpang
- Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi
Via Aplikasi Access by KAI
- Unduh dan login ke aplikasi
- Pilih layanan kereta antar kota
- Masukkan data perjalanan dan pilih tiket
- Bayar dan simpan kode booking
Mudik nyaman butuh perencanaan matang. Pantau tiket secara rutin, pilih alternatif keberangkatan, dan gunakan kanal resmi untuk pembelian. Jangan tunda, segera pesan tiket dan pastikan perjalanan Lebaran 2025 berjalan lancar.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kereta Baru Ketapang-Malang, Tiket Eksekutif Cuma 390 Ribu
-
Kereta Api Malang Makin Tepat Waktu, Catat OTP 99 Persen!
-
Mau Liburan Nataru Naik Kereta dari Malang? Simak Info Penting dari KAI Daop 8
-
Jalur Kereta Pogajih-Kesamben Normal Kembali Pasca Banjir and Longsor
-
Siaga Hujan Deras! KAI Intensifkan Pengecekan Jalur Kereta Kesamben - Kepanjen
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi