SuaraMalang.id - Laga pekan ke-23 Liga 1 2024/2025 antara Arema FC vs PSS Sleman dipastikan digelar tanpa penonton di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Senin (17/2/2025).
Keputusan ini diambil oleh manajemen Arema FC sebagai langkah efisiensi anggaran, mengingat biaya penyelenggaraan pertandingan dengan penonton dinilai terlalu besar dibanding jumlah penonton yang hadir di stadion.
Pelatih Arema FC, Ze Gomes, mengakui bahwa absennya dukungan Aremania bisa menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
"Sebenarnya kedatangan Aremania bisa memotivasi pemain. Namun, ini hari kerja dan lokasinya juga jauh. Semoga ke depan kita bisa disatukan, Aremania datang, dan pemain senang," ujar Ze Gomes dalam konferensi pers, Minggu (16/2/2025).
Jumlah Penonton Tak Sesuai Harapan, Manajemen Putuskan Efisiensi
Sepinya stadion dalam laga-laga Arema FC musim ini menjadi alasan utama manajemen memilih menggelar pertandingan tanpa penonton.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, rata-rata jumlah penonton Arema FC per pertandingan hanya mencapai 663 orang, dengan total 6.632 penonton dalam 22 laga yang sudah dimainkan.
Mayoritas penonton yang hadir memilih tribun VIP, sementara tribun ekonomi hanya penuh saat pertandingan big match.
Karena rendahnya animo penonton, biaya operasional pertandingan dengan penonton dianggap tidak sebanding dengan pemasukan yang diterima.
Baca Juga: Waspadai PSS Sleman, Ze Gomes Siapkan Strategi Khusus di Kandang
Ze Gomes: Tanpa Suporter, Pemain Harus Tetap Fokus
Meski kehilangan dukungan langsung dari Aremania, Ze Gomes menuntut anak asuhnya untuk tetap fokus dan meraih kemenangan atas PSS Sleman.
"Intinya semua harus fokus dengan apa yang sudah kami persiapkan saat latihan," tegasnya.
Meski Arema FC berada di posisi lebih baik di klasemen dibanding PSS Sleman, Ze Gomes menolak meremehkan lawannya. Ia menilai PSS memiliki skuad yang solid dan bisa menjadi ancaman jika tidak diwaspadai.
"PSS Sleman tim yang bagus, jadi kami harus siap untuk membawa pulang tiga poin," tandasnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Waspadai PSS Sleman, Ze Gomes Siapkan Strategi Khusus di Kandang
-
Derby Jatim Panas! Arema vs PSS, Ze Gomes Ujian Konsistensi, Mazola di Ujung Tanduk
-
Hemat Pangkal Denda? Arema FC Dihukum PSSI Rp20 Juta, Total Denda Tembus Rp60 Juta
-
Arkhan-Marcilio Duet Maut Bola Mati, Ancaman Serius bagi PSS Sleman
-
Misi Selamat! PSS Terancam Degradasi, Jayus Hariono Siap Jegal Mantan Tim Arema FC
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular