Faizin Amin, Dodik, Imron, dan Anggah yang merupakan eksekutor utama, bertugas masuk ke rumah dan mencuri barang.
Antono dan Dwi Priono bertugas menjual emas curian dengan cara dilebur sebelum dijual di wilayah Blitar.
Hasil penjualan emas mencapai Rp74 juta, yang dibagi rata di antara para pelaku. Faizin Amin dan Dodik Darmawan masing-masing mendapat Rp20 juta. Imron Makruf dan Anggah Sulistiyanto masing-masing Rp10 juta. Kemudian Dwi Priono Rp4 juta serta Antono Rp400 ribu.
Enam pelaku kini dijerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 480 KUHP tentang persekongkolan dalam tindak kejahatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Korban, Djamal (65), mengaku tidak mengenali para pelaku. Ia bersyukur polisi berhasil menemukan kembali mobil dan sebagian barangnya.
"Saya tidak kenal mereka. Saat kejadian, saya dan istri sedang salat subuh di musala. Saat pulang, rumah sudah berantakan, mobil dan perhiasan hilang," ujar Djamal saat menerima kembali mobilnya dari kepolisian.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Viral! Pria Dikerumuni Warga di Malang, Diduga Hendak Curi Motor, Begini Faktanya
-
Pemuda Nyaris Dihakimi Massa Saat Curi Motor di Warung Ramai
-
Sadis! Pria di Malang Rampas 3 HP dan Uang Setelah Pukul Tamu Penginapan Hingga Babak Belur
-
Kronologi Kecelakaan Tol Malang-Pandaan: Rush vs Bus, Kondisi Jalan Licin Jadi Pemicu?
-
Bobol Rumah Makan, Maling 14 Tabung Elpiji di Blitar Dibekuk Setelah 2 Bulan Buron
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja