SuaraMalang.id - Pelatih Arema FC, Ze Gomes, menghadapi tekanan besar setelah gagal meraih kemenangan dalam laga debutnya melawan Dewa United.
Manajemen Arema memberikan tantangan berat: pelatih asal Portugal itu harus menghindari kekalahan dalam tiga laga berturut-turut, atau risikonya akan kehilangan jabatannya.
Nasib Ze Gomes kini akan ditentukan dalam dua pertandingan mendatang di Pekan 18 dan Pekan 19 Liga 1 2024-2025.
Arema akan bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada 19 Januari 2025, sebelum menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan.
Meski berada di bawah tekanan besar, Ze Gomes menunjukkan optimisme dan keberanian menghadapi dua tim besar tersebut.
"Saya tidak takut kepada mereka (Borneo FC dan Persib Bandung). Mereka memang tim besar, tapi Arema juga tim besar," tegas Ze Gomes dalam sesi wawancara.
Alih-alih merasa tertekan, pelatih berusia 48 tahun itu mengaku senang karena laga melawan tim-tim kuat seperti Borneo FC dan Persib Bandung menjadi peluang bagi Arema untuk menunjukkan kualitas mereka.
"Tentu saja bagus bagi kami jika bermain melawan tim-tim kuat seperti mereka. Tim-tim seperti itu mendorong kami untuk lebih fokus menghadapi semua tuntutan," tambahnya.
Setelah kekalahan 0-2 melawan Dewa United, posisi Arema di klasemen semakin tertekan. Dua laga mendatang akan menjadi ujian besar bagi Ze Gomes untuk membuktikan kemampuannya dalam mengangkat performa Skuad Singo Edan.
Baca Juga: Badai Cedera ACL! Dua Bek Andalan Arema FC Out Hingga Akhir Musim
Pertandingan melawan Borneo FC dan Persib Bandung tidak hanya menjadi pertaruhan bagi pelatih, tetapi juga menjadi momen penting bagi tim untuk membalikkan tren negatif dan mengembalikan kepercayaan suporter Arema.
Dengan waktu persiapan yang singkat, seluruh mata akan tertuju pada strategi yang diterapkan Ze Gomes untuk menghadapi tantangan besar ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Tag
Berita Terkait
-
Badai Cedera ACL! Dua Bek Andalan Arema FC Out Hingga Akhir Musim
-
Yusrinal: Bursa Transfer Paruh Musim Tak Semudah Awal Musim
-
Arema FC Rekrut Brandon Scheunemann, Solusi Darurat Sekaligus Jangka Panjang Lini Belakang
-
Tajamkan Taring! Arema FC Fokus Asah Finishing Jelang Lawan Borneo FC
-
Terjungkal! Arema FC Terlempar ke Posisi 9 Klasemen BRI Liga 1
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos