SuaraMalang.id - Warga Malang tepergok membudidaya tanaman terlarang di rumahnya. Pria berinisial AM (64) menanam ganja di halaman belakang rumahnya di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari.
Ganja tersebut ditanamnya di pot dan polybag dengan berbagai ukuran. Akibatnya AM harus berurusan dengan polisi dan dijerat Pasal 111 ayat (1) atau (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Pelaku terancam hukuman pidana penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun.
Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan, sedikitnya ada belasan pohon ganja yang ditanam AM di pot dan polybag. "Petugas menemukan 17 batang ganja sudah ditanam rapi dalam pot dan polybag di halaman belakang rumahnya," kata Dadang, Jumat (27/12/2024).
Tanaman ganja tersebut memiliki tinggi yang beragam mulai dari 15 sampai 50 sentimeter.
Pihak kepolisian telah menyita ganja-ganja tersebut untuk selanjutnya dijadikan barang bukti.
Dadang menyampaikan, pelaku sudah diamankan dan diminati keterangan. Polisi masih mendalami motif tersangka menanam ganja. "Termasuk dari mana ia mendapatkan bibit atau biji ganja tersebut, proses penyelidikan akan terus dilakukan secara mendalam," kata dia.
Kepolisian mengingatkan mengenai bahayanya narkoba dan mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan setiap temuan aktivitas peredaran narkoba.
“Kami mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitarnya. Sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting untuk memberantas peredaran narkotika," kata dia. [Antara]
Baca Juga: Babak Baru Kecelakaan Truk Vs Bus di Tol Pandaan-Malang: Polisi Periksa Perusahaan Ekspedisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan