-
Polisi selidiki pencurian motor anak-anak di permukiman Blimbing Malang.
-
Rekaman CCTV perlihatkan pelaku diduga masih usia sekolah.
-
Motor korban raib saat diparkir di area umum warga.
SuaraMalang.id - Kasus pencurian sepeda motor yang diduga dilakukan oleh anak-anak menggegerkan warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Peristiwa ini menjadi sorotan setelah rekaman CCTV aksi tersebut beredar luas di media sosial.
Aksi pencurian itu terjadi di kawasan permukiman warga yang tergolong padat penduduk. Namun saat kejadian, suasana lingkungan terlihat sepi sehingga pelaku diduga leluasa menjalankan aksinya.
Polisi kini turun tangan melakukan penyelidikan. Sejumlah fakta terkait kasus ini terungkap dari keterangan korban, warga sekitar, hingga hasil rekaman CCTV.
Berikut lima fakta anak curi motor di Malang yang berhasil dihimpun.
1. Terjadi di Permukiman Warga
Kasus pencurian sepeda motor ini terjadi di Jalan Industri Timur Kampung Baru RT 6 RW 5, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasi tersebut merupakan area parkir umum yang biasa digunakan warga sekitar untuk memarkir kendaraan roda dua.
Sepeda motor yang dicuri merupakan milik seorang warga bernama Andika (26). Motor tersebut diparkir bersama kendaraan milik warga lainnya, sehingga awalnya tidak menimbulkan kecurigaan.
2. Korban Baru Menyadari Motor Hilang Pagi Hari
Andika baru mengetahui sepeda motor miliknya hilang saat pulang kerja pada Rabu (28/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat hendak menggunakan motornya, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.
Korban kemudian memastikan kembali area sekitar sebelum menyimpulkan motornya benar-benar hilang. Setelah itu, Andika memutuskan untuk mengecek rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.
3. Pelaku Diduga Masih Usia Anak-anak
Berdasarkan pengakuan korban setelah melihat rekaman CCTV, pelaku pencurian diduga masih berusia anak-anak. Bahkan, Andika menyebut usia mereka diperkirakan setara siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
“Mereka seumuran SD dan SMP ini datang membawa motor lalu berhenti di jalan gang,” ucap Andika. Hal ini membuat warga sekitar terkejut karena pelaku diduga masih di bawah umur.
4. Sempat Ditegur Warga dan Mengaku Tersesat
Dalam rekaman CCTV, terlihat dua anak berhenti cukup lama di sebuah gang permukiman. Kondisi itu membuat salah satu warga menghampiri mereka dan menanyakan tujuan kedatangan.
Berita Terkait
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan