SuaraMalang.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang mengumumkan pembukaan lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun anggaran 2024.
Sebanyak 3.093 formasi tenaga teknis dibuka, dengan penempatan di berbagai perangkat daerah, termasuk Puskesmas dan kelurahan.
Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Kasianto, menjelaskan bahwa tenaga teknis yang dibutuhkan meliputi jabatan admin perkantoran dan tenaga operasional.
Lowongan ini memberikan kesempatan bagi pelamar dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA sederajat hingga S1.
"Kesempatan ini harus diambil. Saya berharap anak-anak muda yang memenuhi syarat dapat ambil bagian dalam seleksi ini," ujar Totok pada Sabtu (12/10/2024).
Selain formasi tenaga teknis, Pemkot Malang juga membuka 592 formasi untuk tenaga guru dan 64 formasi untuk tenaga kesehatan.
Pendaftaran PPPK Kota Malang dibagi menjadi dua tahap. Untuk pelamar yang berasal dari tenaga honorer, pendaftaran tahap pertama masih dibuka hingga 19 Oktober 2024. Sedangkan pendaftaran tahap kedua akan dimulai pada 17 November hingga 31 Desember 2024.
Totok juga menegaskan bahwa sebelumnya BKPSDM Kota Malang telah menyelesaikan proses pendaftaran CPNS, yang ditutup pada 10 September 2024.
Dari 2.352 pelamar yang memperebutkan 50 formasi, 351 di antaranya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat.
Baca Juga: Pemkot Malang Cari Kucing yang Jadi Korban saat Kebakaran Pasar Comboran
Formasi CPNS tahun ini hanya mencakup jabatan teknis, seperti penempatan di Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Inspektorat, dan Dinas Perhubungan. Tidak ada formasi untuk guru maupun tenaga kesehatan.
Totok berharap bahwa dengan adanya kesempatan ini, para pelamar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pemkot Malang Cari Kucing yang Jadi Korban saat Kebakaran Pasar Comboran
-
Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Comboran Malang Harapkan Relokasi dan Bantuan Modal
-
Data Sementara: 71 Kios di Pasar Comboran Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
-
Bekas Gedung Bank Syariah Mandiri Bakal Disulap Jadi Lahan Parkir Terpadu Kayutangan
-
Program BTS Kota Malang Mendapat Dukungan Kemenhub RI
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'