SuaraMalang.id - Peringatan 2 tahun Tragedi Kanjuruhan berlangsung khusyuk. Puluhan keluarga korban turut hadir di acara yang digelar di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan pada Selasa (1/10/2024) petang.
Keluarga dan massa yang hadir memanjatkan doa bersama dan pembacaan tahlil. Di sela itu, mereka juga tetap menyuarakan #UsutTuntas untuk keadilan korban.
Salah satu orang tua korban Tragedi Kanjuruhan, Ifa mengatakan acara doa bersama ini digelar dan diinisasi oleh keluarga korban sendiri.
"Selama ini bentuk perhatian seperti apa didapatkan keluarga korban, kami tidak tahu. Tetapi, berdoa bersama di Pintu 13 seperti ini, ya acara dari kami sendiri," ujarnya dilansir dari TIMES Indonesia--partner Suara.com.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Ifa tidak menampik selama ini masih merasakan pedih dan kecewa.
Bahkan, rasa benci yang muncul, ketika melihat atau mendengar apapun, berhubungan dengan pertandingan sepak bola di stadion. Namun, dia tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan tersebut.
"Jadi, untuk trauma healing keluarga korban, ya dari diri kita sendiri. Karena, kita harus tetap berdiri tegak, memikirkan masa depan anak-anak. Juga, bisa tetap maju (berjuang) bersama mencari keadilan," ungkap Ifa.
Semua keluarga korban bergandengan untuk saling menguatkan, salah satunya dengan mengadakan doa rutin.
Tragedi Kanjuruhan menewaskan 135 orang. Insiden kelam tersebut terjadi pada 1 Oktober 2022 usai laga Arema FC vs Persebaya. Saat itu, suporter tim tamu tidak diperbolehkan datang.
Baca Juga: Pemain Arema FC Beri Bocoran Soal Strategi Lawan PSIS Semarang
Namun, situasi berubah ricuh dan aparat keamanan melontarkan tembakan gas air mata, yang akhirnya mengakibatkan 135 nyawa supporter melayang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama