SuaraMalang.id - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan sumber awal api yang menyebabkan kebakaran di Pasar Comboran Baru Barat.
Penyelidikan ini berfokus pada lantai tiga pasar, tempat yang diduga sebagai titik awal munculnya api.
Kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berlanjut hingga pukul 17.00 WIB, namun belum selesai.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Labfor. Untuk sementara, pemeriksaan belum selesai dilakukan," ujar AKP M. Roichan, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota, Selasa (17/9/2024).
Lantai tiga pasar juga dijadikan sebagai area parkir kendaraan, yang menambah kompleksitas dalam proses investigasi.
"Fokus pemeriksaan Labfor ada di lantai tiga, yang diduga kuat sebagai lokasi pertama kali api muncul," tambah Roichan.
Ia menekankan bahwa tim Labfor hanya akan melakukan pemeriksaan selama satu hari, dan setiap temuan akan diberitahukan secara resmi melalui surat dari tim tersebut.
Saat ini, kebakaran tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Malang Kota.
"Masih ada dua lokasi yang menjadi fokus utama Labfor dalam pencarian sumber api," kata Roichan.
Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran Pasar Comboran: Polisi Panggil Tiga Saksi
Kejadian ini telah mengakibatkan kerusakan signifikan, menghanguskan ratusan lapak di pasar tersebut.
Polresta Malang Kota berkomitmen untuk mengungkap penyebab kebakaran, apakah kebakaran tersebut disengaja atau terjadi secara tidak sengaja.
Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan jawaban dan klarifikasi atas banyak pertanyaan yang muncul dari masyarakat dan para pedagang yang terdampak.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Penyelidikan Kebakaran Pasar Comboran: Polisi Panggil Tiga Saksi
-
73 Pedagang Pasar Comboran Malang Akan Direlokasi Pasca-Kebakaran
-
Kecelakaan Maut di Kedungkandang: Ibu Meninggal, Suami dan Anak Selamat
-
Macet Total di Depan Mata? Ini Titik Rawan Kemacetan di Kota Malang Saat Libur Panjang
-
Mahasiswa Diduga Mabuk dan Bersenjata Parang, Satu Rumah Warga Rusak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya