SuaraMalang.id - Insiden misterius terjadi di Perumahan Pondok Cempaka Indah, Jalan Tebo Selatan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, di mana 12 ekor kucing domestik ditemukan mati secara bersamaan. Warga setempat menduga bahwa kematian ini diakibatkan oleh tindakan sengaja menggunakan racun.
Ardiansyah, warga lokal, mengungkapkan bahwa peristiwa ini pertama kali terjadi pada 27 Juli 2024, dengan kemunculan kembali kasus serupa pada 27 Agustus.
"Kucing-kucing itu ditemukan dalam keadaan yang sama—kaku dan dengan mata yang melotot," kata Ardi.
Ia juga menambahkan bahwa beberapa upaya penyelamatan yang dilakukan oleh warga, termasuk memberikan susu dan air kelapa, tidak mampu menyelamatkan hewan-hewan tersebut.
Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, karena tidak ada sejarah permasalahan antara warga dengan kucing-kucing yang berkeliaran di area tersebut.
"Tidak ada yang mengerti mengapa ini bisa terjadi. Kami semua terkejut dan tidak tahu harus berbuat apa," tambah Ardi.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mendengar tentang kasus tersebut dan akan segera melakukan koordinasi dengan Polsek Sukun untuk menindaklanjuti dan menginvestigasi kasus ini lebih lanjut.
Sementara itu, kondisi tersebut telah menyita perhatian masyarakat dan media sosial, dengan banyaknya spekulasi dan kekhawatiran tentang keselamatan hewan di wilayah tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian misterius ini dan untuk menemukan pelaku yang bertanggung jawab, jika ini adalah tindakan sengaja.
Baca Juga: ETLE Tak Main-main! Ratusan Pemotor di Malang Ditilang Karena Tak Pakai Helm
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
ETLE Tak Main-main! Ratusan Pemotor di Malang Ditilang Karena Tak Pakai Helm
-
Heboh di Media Sosial, Belasan Kucing Mati Diduga Diracun di Perumahan Malang
-
Misteri Belasan Kucing Mati di Sukun Malang, Warga Temukan Kejanggalan
-
Mahasiswa di Malang Jadi Korban Pencurian saat COD, Dibekap dan Dirampok
-
Minum Kopi, Motor dan iPhone Mahasiswa di Malang Raib
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru