SuaraMalang.id - Kontestasi Pilkada Kota Malang 2024 akan semakin sengit dengan hadirnya tiga calon walikota yang tidak hanya bersaing dalam visi dan misi, tapi juga dalam hal kekayaan yang mereka miliki.
Mochamad Anton, dikenal sebagai Abah Anton, adalah sosok familiar di Malang, terutama karena pernah menjabat sebagai Walikota dari tahun 2013 hingga 2018.
Dilaporkan memiliki kekayaan total Rp 113,2 miliar, Anton menjadi kandidat terkaya dengan aset mencakup 57 properti dan beberapa kendaraan. Dukungan politiknya datang dari PKB, Demokrat, PAN, dan Partai Ummat.
Wahyu Hidayat, yang juga mendapat dukungan kuat dari Koalisi Malang Mbois yang meliputi Gerindra, PSI, dan beberapa partai lainnya, melaporkan kekayaannya sebesar Rp 3,03 miliar.
Sebagai mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Hidayat memiliki beberapa aset properti dan kendaraan.
Heri Cahyono, atau Sam HC, terkenal dengan tagline “Ono Sing Anyar”. Dengan dukungan eksklusif dari PDIP, Cahyono memiliki kekayaan Rp 29,1 miliar, yang mencakup tanah, bangunan, dan surat berharga.
Dikenal sebagai pengusaha, Cahyono menonjol sebagai kandidat dengan dukungan politik yang solid namun terbatas.
Ketiga calon ini akan memperebutkan kursi N1 di Pilkada mendatang, dan data kekayaan dari LHKPN ini menjadi salah satu indikator bagi pemilih untuk menilai latar belakang finansial mereka.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Kantongi Tiket dari 2 Partai, Abah Anton Yakin Maju Pilwali Kota Malang
Berita Terkait
-
Kantongi Tiket dari 2 Partai, Abah Anton Yakin Maju Pilwali Kota Malang
-
Pilkada Kota Malang Memanas! Made Riandiana Siap Bersaing Rebut Kursi N1
-
Pj Wali Kota Malang yang Baru 'Ngekos' di Hotel, Mantan Ogah Angkat Kaki dari Rumah Dinas
-
Ratusan Kader PDI Perjuangan Demo di Kepanjen, Tuntut Sanusi-Gunawan Diusung di Pilkada Malang 2024
-
Dua Kader PDIP Berebut Tiket ke Pilkada Malang, Siapa yang Dapat Rekomendasi?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
Terkini
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur