SuaraMalang.id - Moch Anton atau yang akrab disapa Abah Anton mantan kembali maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Malang.
Wali Kota Malang periode 2013-2018 itu telah mengantongi rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat. Abah Anton akan menggandeng Dimyati Ayatulloh sebagai bakal calon wali kota.
Dia optimistis akan ada lagi partai politik yang memberikan rekomendasinya kepadanya.
“Bismillah, saya maju karena perintah para ulama dan dorongan dari masyarakat. Dua partai politik telah merekomendasikan kami. Insya Allah akan ada partai lain yang juga siap bergabung bersama kami,” kata Abah Anton dilansir dari TIMES Indonesia--partner Suara.com.
Abah Anton berencana mendaftar ke KPU Kota Malang pada Rabu (28/8). Dia yakin bisa loloh meskipun pernah berstatus narapidana.
“Saya pernah diputus bersalah berdasarkan putusan pengadilan Tipikor Surabaya nomor 94/Pid.Sus/2018/PN.Sby, tanggal 10 Agustus 2018, karena melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001,” katanya.
Namun, dia menjelaskan telah menjalankan semua ketentuan yang belaku. Termasuk sanksi yang dijatuhkan oleh pengadilan.
“Setelah semua telah saya jalani, sekarang hak politik saya telah pulih dan berhak berkontestasi politik lagi” kata Abah Anton.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur Hikmah Bafaqih mengatakan, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh memiliki pengalaman yang cukup banyak. Kolaborasi dengan keduanya kan bagus di pemerintahan.
Baca Juga: PDIP Kota Batu Merespons Isu Kris Dayanti Mundur dari Pencalonan: Dia Klarifikasi Banyak Hal
“Kami percaya bahwa kombinasi antara pengalaman politik Abah Anton dan kemampuan manajerial Dimyati Ayatulloh akan membawa dampak positif bagi masyarakat Kota Malang, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” kata Hikmah.
Anggota DPRD Jatim itu juga memuji pemilihan Dimyati yang dinilainya merupakan sosok perubahan.
Dimyati yang berlatar belakang pengusaha dan profesional muda diharapkan dapat menjadi katalisator dalam upaya Abah Anton untuk mengimplementasikan berbagai program pembangunan.
“Abah mungkin melihat Pak Dimyati sebagai seorang yang tidak hanya cakap dalam bidangnya, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen yang tinggi untuk melayani masyarakat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka