SuaraMalang.id - Bagi Anda yang mencari tempat relaksasi di alam terbuka, Pemandian Sumberingin di Kabupaten Malang menawarkan suasana yang sejuk dengan pemandangan hutan yang asri.
Terletak di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, lokasi ini mudah diakses dan hanya berjarak 45 menit perjalanan dari pusat Kota Malang.
Pemandian Sumberingin, yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda, menjadi destinasi populer terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Selain kesegarannya, pemandian ini terkenal dengan dua pohon beringin raksasa yang menjadi ikon utama dan sumber nama 'Sumberingin'.
Pohon-pohon beringin ini, yang tingginya mencapai 25 meter dengan diameter batang sekitar 5 meter, tidak hanya menambah keasrian lingkungan tetapi juga menjadi spot favorit untuk berfoto.
Keberadaan pohon berusia ratusan tahun ini menjadikan pemandian tidak hanya tempat untuk berenang tetapi juga sarana untuk menyatu dengan alam.
Pengelola Pemandian Sumberingin telah menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, termasuk toilet, mushola, warung makan, dan persewaan alat renang.
Ini memungkinkan pengunjung untuk menghabiskan waktu bersantai tanpa perlu khawatir kekurangan apa pun.
Tarif tiket masuk ke Pemandian Sumberingin sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang, dengan biaya parkir Rp 3.000.
Baca Juga: Pemandian Polaman di Malang: Wisata Sejuk dengan Nuansa Sejarah Majapahit
Pengunjung dapat menikmati kesejukan air dan keindahan alam sekitar tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Pemandian Sumberingin bukan hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga peluang untuk melarikan diri dari kesibukan sehari-hari dan merasakan kedamaian di tengah hutan rindang Malang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pemandian Polaman di Malang: Wisata Sejuk dengan Nuansa Sejarah Majapahit
-
Rekomendasi Kafe Nyaman untuk Nugas Dekat Universitas Negeri Malang
-
Misteri Sejarah dan Legenda Gua Buto di Bondowoso
-
Tingkat Hunian Hotel di Malang Tembus 80 Persen, Eropa dan Asia Mendominasi
-
Waspada Embun Beku! Tips Aman Kunjungi Bromo Saat Puncak Kemarau
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI