SuaraMalang.id - Arema FC berhasil menjurai Piala Presiden 2024, usai mengalahkan Borneo FC melalui adu penalti di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/7/2024).
Klub berjuluk Singo Edan tersebut unggul 5-4, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.
Gelar tersebut menjadi yang keempat bagi Arema FC di kompetisi pra-musim Piala Presiden. Singo Edan berhak membawa pulang hadiah Rp5,250 miliar. Sedangkan Borneo FC mendapat hadiah Rp2,750 miliar.
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2024 Maruarar Sirait mengapresiasi kesuksesan kompetisi pra-musim tersebut.
Pihaknya juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk para suporter yang berhasil menjaga keamanan.
"Pertandingan dimulai pada babak penyisihan di Bandung, kemudian lanjut ke Bali dan sekarang di Solo, meski kalah tapi semua aman dan damai," ujarnya dilansir dari Antara.
Dia menyampaikan, Piala Presiden menjadi gambaran kompetisi yang baik, karena berhasil membangun ekosistem sepak bola tanah air yang bersih tanpa pengaturan skor dan suap wasit.
"Tidak ada yang disuap, tidak ada yang tertekan," tandas Maruarar.
Selain itu, Maruar juga mengeklaim Piala Presiden berhasil diselenggarakan tanpa uang negara.
Baca Juga: Arema FC Juara Piala Presiden 2024, Sukses Empat Kali Beruntun
"Selama 17 hari ada sponsor Rp79 miliar, kepercayaan dari sponsor luar biasa, ekosistem luar biasa," kata Maruarar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah