Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Kamis, 18 Juli 2024 | 16:34 WIB
Ilustrasi pilkada. [Ist]

SuaraMalang.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama dengan Partai Gerindra dikabarkan akan berkoalisi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024.

Ali Muthohirin, kader kuat dari PSI, menjadi calon potensial untuk mengisi posisi Wakil Wali Kota Malang (N2) dalam kolaborasi politik ini.

Ali Muthohirin mengungkapkan bahwa PSI telah mendapat arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menargetkan kursi eksekutif di Kota Malang.

"Kesepakatan kami memang dengan Gerindra. Soal nanti Gerindra mengusung siapa, kami ikut arahan DPP,” kata Ali, Kamis (18/7/2024).

Baca Juga: Konstelasi Politik di Malang: Wahyu Hidayat Bersiap Maju dalam Pilwali dengan Dukungan PKS

Dengan adanya dukungan dari dua kursi PSI dan enam kursi Gerindra di Kota Malang, koalisi ini dipandang memiliki peluang yang realistis.

Spekulasi tentang kemungkinan pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin untuk maju bersama juga telah muncul di kalangan masyarakat.

"Itu dari masyarakat. Saya dari partai memang perintahnya N2. Mungkin itu (Wahyu-Ali) sebagai opsi yang diaspirasikan masyarakat. Tetapi keputusan tergantung masing-masing partai,” jelas Ali.

Menanggapi pengumuman pengunduran diri Wahyu Hidayat dari posisi Penjabat (Pj) Wali Kota Malang sebagai sinyal kemungkinan maju dalam Pilkada, Ali menyatakan bahwa ini menegaskan keseriusan Wahyu.

β€œItu berarti Pak Wahyu sudah siap untuk mencalonkan diri dan ikut kontestasi di Pilkada Kota Malang. Menurut saya itu lebih fair karena itu menegaskan bahwa beliau sudah siap maju,” papar Ali.

Baca Juga: Siap Bertarung di Pilkada Kota Malang, Ahmad Fuad Rahman Kantongi Dukungan PKS

Ali juga menyoroti potensi untuk menggandeng partai lain dalam koalisi, mengingat PSI dan Gerindra bersama-sama masih memerlukan tambahan satu kursi lagi untuk memenuhi syarat partisipasi di Pilkada.

Load More