SuaraMalang.id - Coban Srikandi, yang terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menjadi destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi bagi para pecinta petualangan.
Menawarkan pengalaman trekking yang menantang dan pemandangan alam yang memukau, Coban Srikandi menarik perhatian banyak wisatawan.
Pengunjung yang datang ke Coban Srikandi harus bersiap menghadapi trek yang cukup panjang dan menantang.
Perjalanan trekking dimulai dari pintu masuk yang telah dilengkapi dengan petunjuk jalur yang jelas.
Meskipun jalurnya cukup panjang, keindahan alam yang tersaji sepanjang perjalanan akan membuat lelah terasa ringan.
Medan yang dilalui beragam, mulai dari tanah berbatu, jalanan setapak yang menanjak, hingga menyeberangi sungai kecil dengan arus yang cukup deras.
Pemandangan hutan yang masih sangat alami dengan pepohonan tinggi dan rimbun memberikan keteduhan sepanjang perjalanan.
Suara burung berkicau dan gemericik air sungai menambah suasana alami yang menenangkan.
Pengunjung juga akan menemukan titik istirahat yang menawarkan pemandangan lembah dan pegunungan yang indah, memberikan kesempatan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati alam.
Baca Juga: Goa Coban Perawan Malang: Petualangan Menegangkan di Perut Bumi
Sesampainya di Coban Srikandi, pengunjung akan disuguhi pemandangan air terjun yang luar biasa indah.
Air terjun ini memiliki ketinggian yang cukup signifikan, dengan air yang jatuh deras membentuk tirai alami yang mempesona.
Di bawahnya, terdapat kolam alami yang jernih dengan air yang segar, sangat menggoda untuk berenang atau sekadar bermain air.
Suara gemuruh air terjun berpadu dengan kesegaran udara pegunungan menciptakan suasana yang sangat menenangkan.
Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya sebesar Rp 15.000 per orang, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan dan fasilitas yang ada di Coban Srikandi.
Fasilitas yang disediakan sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar para wisatawan, termasuk area parkir yang tersedia dengan tarif Rp 3.000 untuk kendaraan roda dua.
Berita Terkait
-
Goa Coban Perawan Malang: Petualangan Menegangkan di Perut Bumi
-
Misteri 7 Lorong Goa Jepang Batu: Jejak Kelam dan Pesona Alam yang Menawan
-
Tanpa Ribet! 5 Tempat Hiking di Malang yang Cocok untuk Pemula
-
Sate Buaya hingga Landak! Jelajah 5 Restoran Kuliner Ekstrem di Malang
-
Lezatnya Jelajah Kuliner Malang: Dari Sarapan Hingga Makan Malam
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM