SuaraMalang.id - Wiliam Marcilio, gelandang serang asal Brasil, mengungkapkan kecocokannya dengan gaya bermain Arema FC, tim barunya di Liga 1 Indonesia.
Pemain berusia 27 tahun ini baru saja bergabung dengan Arema dari Naxxar Lions FC, sebuah klub di Liga Malta, dengan kontrak satu musim dan opsi perpanjangan.
Dalam wawancara terbaru, Wiliam menyatakan bahwa ia terkesan dengan intensitas dan ketangguhan fisik yang ditunjukkan tim-tim di Liga 1, sesuatu yang ia anggap mirip dengan sepak bola di Brasil.
"Saya lihat sepak bola Indonesia itu ngeyel. Itu sama dengan apa yang biasa saya lakukan di Brasil. Transisi menyerang dan bertahan berlangsung cepat. Itu yang ingin saya bawa dari Brasil ke Arema," ujar Wiliam.
Wiliam juga menyadari ekspektasi tinggi dari Aremania, suporter fanatik Arema, yang menginginkan timnya tampil agresif dan dominan.
Sebagai playmaker, Wiliam berambisi untuk tidak hanya mengadaptasi gaya bermain ini tetapi juga untuk mengendalikan tempo permainan sesuai dengan kebutuhan tim.
"Yang saya tahu, Arema punya basis suporter besar di Indonesia. Mereka pasti menginginkan kita tampil dengan gaya main yang mereka suka. Ini tantangan agar saya bisa tampil bagus di depan Aremania," tegas Wiliam, menunjukkan antusiasmenya terhadap tantangan baru ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Delapan Pemain Asing, Tantangan Shulton Fajar Rebut Tempat Utama di Arema FC
Berita Terkait
-
Delapan Pemain Asing, Tantangan Shulton Fajar Rebut Tempat Utama di Arema FC
-
Arema FC Tampil Solid, Joel Cornelli Puas dengan Hasil Imbang Lawan PSBS Biak
-
Menatap Liga 1: Arema FC Tunggu Pelatih Fisik Baru untuk Tentukan Program Latihan Ekstrem di Pantai
-
Dari Lapangan Hijau ke 'Ayah Asuh', Transformasi Arthur Cunha di Arema FC
-
Arema FC Siap Pertahankan Gelar Juara Piala Presiden, Tantangan Berat Menanti di Bali
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?