SuaraMalang.id - Arema FC tak hanya melakukan perbaikan di sektor pemain untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2024/2025. Selain mengganti penjaga gawang, tim Singo Edan juga mendatangkan pelatih kiper Tiago Simoes untuk melatih Lucas Frigeri dan kawan-kawan di bawah mistar gawang.
Musim lalu, Arema FC tercatat memiliki dua pelatih kiper, yaitu Fauzal Mubaroq yang datang pada era kepelatihan I Putu Gede Swi Santoso.
Setelah sang pelatih mundur, posisi pelatih kepala untuk kiper lowong dan dilanjutkan oleh asisten pelatih Galih Firmansyah.
Sepuluh pekan terakhir, Agung Prasetyo datang bersamaan dengan Widodo Cahyono Putro. Namun, musim ini terjadi perubahan signifikan di komposisi pelatih kiper.
Dengan hanya mempertahankan Dicki Agung Setiawan dari musim lalu, Arema FC juga merekrut Lucas Frigeri dan Andrian Casvari sebagai penjaga gawang.
Teguh Amiruddin memilih hijrah ke Semen Padang, sementara Julian Schwarzer dilepas sebagai bagian dari pemain asing yang tidak diperpanjang kontraknya.
Manajer Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid, mengatakan bahwa perubahan ini adalah bagian dari evaluasi tim untuk meningkatkan performa di musim mendatang.
Tiago Simoes, yang memulai karier kepelatihannya sejak tahun 2009, memiliki pengalaman luas di bidang kepelatihan, termasuk pernah menjadi bagian dari tim kepelatihan bersama Jose Mourinho di Portugal.
"Salah satu partner saya dulu di Portugal jadi bagian tim kepelatihan Jose Mourinho. Selama di Portugal saya melatih di Liga 2 dan 1," ujar Tiago.
Baca Juga: 8 Laga Tanpa Kebobolan, Ini Alasan Arema FC Gaet Lucas Frigeri dari Madura United
Tiago mengungkapkan antusiasmenya bergabung dengan Arema FC dan kenyamanannya berada di Malang.
"Intinya saya sangat nyaman di sini, orang-orangnya baik dan friendly. Saya merasa orang-orang di sini sangat welcome, sehingga saya happy ada di sini," jelasnya.
Tiago juga menegaskan tujuannya untuk memperkuat posisi penjaga gawang Arema FC agar menjadi lebih baik di musim depan.
"Tujuan saya di sini adalah untuk mendorong lagi Arema agar jadi lebih baik lagi ke depannya," tegasnya.
Tiago telah memantau Liga 1 sejak 2019 dan merasa cocok dengan kompetisi tersebut. Pengalamannya berlibur ke Bali bersama istri juga meningkatkan kecintaannya pada Indonesia.
"Saya juga tahu Arema memiliki suporter besar, tim besar. Harapannya, saya, manajemen, dan suporter bisa bangkit bareng-bareng lagi buat Arema jadi jauh lebih baik lagi ke depannya. Indonesia adalah negara yang indah, saya mencintai Indonesia," tutup Tiago.
Berita Terkait
-
8 Laga Tanpa Kebobolan, Ini Alasan Arema FC Gaet Lucas Frigeri dari Madura United
-
Sudah di Malang, Deal atau Zonk? Nasib Avanzini di Arema FC Masih Abu-abu
-
Statistik Lucas Fringeri, Kiper Baru Arema FC Berharga Rp2,17 Miliar
-
Datangkan 3 Pemain Asing, Arema FC Diperkirakan Rogoh Kocek Rp13,04 Miliar
-
Ngebet Berkandang di Stadion Soepriadi Blitar, Arema FC Komunikasi dengan PSSI
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru
-
Logo Singa Serupa Milik Arema FC Didaftarkan ke DJKI oleh Sejumlah Pihak, Manajemen Klub Keberatan
-
Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru
-
22 SPPG di Malang Disegel Gara-gara Urusan Limbah
-
Hanya Selangkah dari Rumah: Dua Jemaah Haji Malang Wafat Saat Tiba di Tanah Air