SuaraMalang.id - Jalur dari Malang menuju Lumajang mengalami penutupan sementara di Piket Nol Lumajang, yang berdekatan dengan perbatasan Kecamatan Dampit, Malang.
Penutupan ini dilakukan sebagai respons atas perbaikan ruas jalan yang terkena longsor beberapa pekan lalu.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Adis Dani Garta, menjelaskan bahwa penutupan ini bersifat sementara dan diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan.
“Karena ada perbaikan jalan akibat longsor, penutupannya tidak hanya hari ini dan diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan,” ungkap Adis, Sabtu (18/5/2024).
Penutupan jalan di Piket Nol dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore.
Setelah itu, jalan akan dibuka kembali dari pukul 17.00 hingga pukul 08.00 pagi keesokan harinya.
Adis mengimbau masyarakat atau pengguna jalan yang menuju Lumajang agar mengambil jalur alternatif, seperti jalur Probolinggo, untuk menghindari penutupan.
“Kami sudah sosialisasikan beberapa waktu lalu terkait hal ini. Kami imbau bagi yang akan menuju ke Lumajang, supaya mengambil jalur alternatif atau melintas ketika jalan telah dibuka,” tandasnya.
Pengguna jalan diharapkan mematuhi pengaturan lalu lintas ini untuk kelancaran perbaikan dan demi keselamatan bersama.
Bagi yang memiliki keperluan mendesak menuju Lumajang, disarankan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal pembukaan jalan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rumah Tak Kunjung Jadi, 'User' Perumahan D'Graha Artha Geruduk Manajemen
-
Rumah Hancur Dihantam Mobil, Pemilik Hanya Bisa Pasrah Tak Dapat Asuransi
-
Truk Hino Hancur Lebur Ditabrak Truk Mitsubishi, Sopir Selamat
-
Jembatan Klandungan Dibongkar Total, Ada Apa?
-
Cinta Tak Cukup? Ini 11 Persoalan yang Jadi Biang Keladi Perceraian di Malang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya