SuaraMalang.id - Tiga titik kepadatan di Jalan Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang merupakan jalur penting bagi pemudik menuju Kota Batu, kini menjadi fokus perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang.
Kasat Lantas, AKP Adis Dani Garta, mengidentifikasi bahwa titik-titik trouble spot yang memerlukan perhatian khusus adalah Simpang Tiga Masjid Kembar, Simpang Empat Kepuharjo, dan Simpang Tiga Karangploso.
Penyebab utama kepadatan di ketiga titik tersebut adalah pertemuan arus lalu lintas yang mengakibatkan crossing yang intens.
"Di Simpang Tiga Masjid Kembar, volume kendaraan yang tinggi bertemu dengan arus yang menyeberang menyebabkan perlambatan arus lalu lintas," jelas AKP Adis Dani Garta, Jumat (12/4/2024).
Untuk mengurangi kepadatan, Satlantas telah menerjunkan personel di lokasi trouble spot dan mengimplementasikan penutupan sementara pada titik crossing.
Hal ini memungkinkan kendaraan yang menyeberang diarahkan ke jalur alternatif untuk melancarkan lalu lintas.
Lebih lanjut, AKP Adis Dani Garta menjelaskan, "Di Simpang Empat Kepuharjo, meski hari kedua Lebaran tidak terjadi kepadatan signifikan, kami tetap proaktif dengan menempatkan petugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas dan menutup crossing."
Situasi serupa juga berlaku di Simpang Tiga Karangploso, di mana tim Satlantas Polres Malang siap melakukan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan yang merambat dari Simpang Tiga Pendem Batu.
"Rencana rekayasa lalu lintas kami adalah meluruskan arus dari Simpang Empat Karanglo menuju Tawangargo, yang akan membantu memperlancar lalu lintas menuju Jurang Susuh Batu dan tembus di Pertigaan Sidomulyo Batu," ungkapnya.
Baca Juga: Dirayu Berhubungan Sesama Jenis Usai Baca Alquran, PL Bunuh Temannya
Upaya-upaya ini adalah bagian dari strategi komprehensif Polres Malang untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran, saat volume kendaraan meningkat secara signifikan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama musim liburan ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Dirayu Berhubungan Sesama Jenis Usai Baca Alquran, PL Bunuh Temannya
-
Kebakaran Hebat di Malang, Tempat Servis Elektronik Ludes Terbakar
-
10 Orang Meninggal Dunia Dalam 3 Bulan di Kabupaten Malang, Waspada Demam Berdarah
-
Produksi Miras Oplosan 500 Liter Sehari, Polres Malang Amankan 2 Orang
-
Ganti Kemasan Beras Bulog Jadi Premium, Cewek Pemilik Toko Raup Rp 45 Juta, Kini Dibekuk Polisi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan