SuaraMalang.id - Seorang oknum guru berinisial N (47), warga Perum PLN Jalan Sucipto, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, dilaporkan ke Polres Situbondo atas dugaan penipuan dengan modus menjadi agen travel perjalanan haji dan umrah.
Korban, Zamroni (51) warga Jalan Cenderawasih, Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, mengaku telah membayar uang Onh Plus sebesar Rp250 juta namun tidak diberangkatkan sesuai janji pada tahun 2023.
Zamroni menyatakan telah melakukan pembayaran pada pertengahan Agustus 2022, berdasarkan saran dari Subianto, suami terlapor yang juga rekan kerjanya.
"Berdasarkan keterangan Subianto, terlapor merupakan agen travel perjalanan haji dan umrah ternama di Kota Jember. Itu yang membuat saya percaya untuk membayar uang Onh Plus kepada terlapor," ungkap Zamroni, Minggu (17/3/2024).
Namun, setelah menunggu hingga tahun berikutnya, Zamroni dan istri tidak kunjung diberangkatkan. Lebih lanjut, Zamroni mengaku upaya komunikasi melalui telepon seluler selalu diabaikan oleh terlapor.
"Saya terpaksa melaporkan kejadian ini ke Polres Situbondo karena merasa telah menjadi korban penipuan dan penggelapan," tutur Zamroni.
Menanggapi laporan tersebut, Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Akhmad Sutrisno, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami akan memanggil beberapa saksi dan juga terlapor N untuk dilakukan klarifikasi guna mendalami kasus ini," kata Iptu Akhmad Sutrisno.
Kasus ini menambah daftar panjang penipuan yang berkedok agen travel haji dan umrah yang merugikan banyak calon jamaah.
Baca Juga: Hindari Kucing, Emak-emak Bermotor Tewas Kecelakaan
Polres Situbondo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap agen travel haji dan umrah sebelum melakukan pembayaran atau transaksi.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Hindari Kucing, Emak-emak Bermotor Tewas Kecelakaan
-
Polisi Situbondo Ungkap Kasus Pencurian Mesin Pompa Air dan Pupuk oleh Tetangga Korban
-
Digerebek, Polhut Temukan Daging Rusa dan Lutung di Rumah Warga Banyuwangi
-
Mobil Relawan Prabowo-Gibran Dibakar Orang Tak Dikenal Pasca Perayaan Kemenangan
-
Anggota PPK Situbondo Bacok Tetangga Gara-gara Suka Datang di Mimpi Istrinya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi