SuaraMalang.id - Menyambut bulan suci Ramadan 1445H, sejumlah hotel di Kota Batu menawarkan berbagai insentif untuk menarik minat pengunjung.
Beberapa hotel telah memutuskan untuk menurunkan tarif kamar hingga 20 persen, sementara yang lain menawarkan paket berbuka puasa dan sahur sebagai bagian dari akomodasi mereka.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengkonfirmasi bahwa penurunan harga ini merupakan kesepakatan bersama anggota PHRI.
"Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di Kota Batu selama bulan Ramadan, meskipun dihadapkan dengan tantangan biaya akomodasi," kata dia, Minggu (17/3/2024).
Penurunan tarif ini diberlakukan oleh hampir sebagian besar hotel di kawasan wisata tersebut, sebagai strategi untuk tetap mendapatkan pendapatan selama periode di mana umat muslim menjalankan ibadah puasa.
Meski demikian, tidak semua hotel memilih untuk menurunkan harga kamar. Beberapa di antaranya memilih untuk menawarkan paket yang mencakup akomodasi bersama paket berbuka puasa dan sahur dengan harga yang tetap.
Contohnya, Jambuluwuk Convention Hall dan Resort Batu yang menawarkan paket berbuka puasa dan sahur dengan tarif tetap Rp 600.000, serta Hotel Horison Trunojoyo Batu dengan paket serupa di harga Rp 580.000.
Di sisi lain, The Batu Hotel & Villas menurunkan harga kamarnya hingga Rp 400.000 dari harga normal Rp 600.000.
Kebijakan ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak, baik pengelola hotel maupun pengunjung yang mencari penginapan terjangkau namun nyaman selama bulan suci.
Baca Juga: Kota Batu Dihantui Tanah Bergerak, BPBD Usul Relokasi
Kesepakatan ini menunjukkan upaya industri perhotelan Kota Batu untuk tetap menarik kunjungan wisatawan dengan mempertimbangkan kondisi spesifik selama bulan Ramadan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang