SuaraMalang.id - Kekalahan Arema FC dalam pertandingan away melawan Persita Tangerang menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.
Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kekalahan tersebut adalah inkonsistensi performa pemain selama pertandingan, yang menjadi celah bagi lawan untuk mencuri kemenangan.
Widodo Cahyono Putro menekankan pentingnya peningkatan konsistensi dalam bermain untuk memperbaiki performa tim yang saat ini tengah berjuang untuk lolos dari jeratan degradasi.
"Perlu konsistensi dalam bermain, itu yang harus diperbaiki," ujar Widodo, menyoroti fluktuasi performa pemain yang bisa menghalangi pencapaian hasil positif oleh tim, Sabtu (16/3/2024).
Selama pertandingan melawan Persita, Arema FC sempat unggul 2-0 dalam waktu 24 menit dengan pertahanan yang solid.
Namun, kondisi tersebut berubah setelah beberapa kesalahan pemain yang dimanfaatkan oleh lawan.
"Itu sepak bola. Pertama bisa bagus, selanjutnya kurang," tutur Widodo, menyatakan bahwa sepak bola adalah permainan yang dinamis di mana kondisi bisa berubah cepat.
Widodo menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan secara bersama-sama, tanpa menyalahkan satu atau dua pemain secara spesifik.
"Kami harus sama-sama membangun lagi konsistensi agar laga selanjutnya bisa dapat hasil positif," tandasnya, menyatakan komitmen untuk memperbaiki kekurangan tim.
Baca Juga: Rekor Persebaya Surabaya yang Akan Sambangi Markas Arema FC
Dalam lima laga selanjutnya yang dianggap kritis untuk kelangsungan Arema FC di kompetisi, tim pelatih akan fokus pada peningkatan konsistensi performa pemain.
Langkah ini diharapkan dapat membantu Dedik Setiawan dan rekan-rekannya dalam memperoleh poin penting untuk menghindari zona degradasi.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rekor Persebaya Surabaya yang Akan Sambangi Markas Arema FC
-
Toni Firmansyah, Bintang Muda Persebaya, Bersinar Jelang Duel dengan Arema FC
-
Arema FC Terperosok ke Zona Degradasi, Bagas Adi Ajak Tim Bangkit
-
Widodo Cahyono Putro Bangkitkan Semangat Arema Pasca-Kekalahan dari Persita
-
Julian Schwarzer Raih 100 Penyelamatan di Liga 1, Posisi Arema Belum Terbantu
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata