SuaraMalang.id - Bagi pecinta kuliner, martabak menjadi salah satu makanan yang wajib dicoba. Di Kota Malang, ada satu nama yang telah menjadi legenda di kalangan penikmat martabak, yakni Martabak Pak Jiman.
Sudah berdiri lebih dari 20 tahun, martabak ini terus memikat hati pelanggan dengan kelezatannya yang konsisten.
Martabak, yang dalam bahasa Arab berarti "melipat", adalah sajian yang populer tak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara seperti Arab Saudi, Yaman, Malaysia, Singapura, dan Brunei.
Di Indonesia, martabak dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu martabak manis dan martabak telur atau martabak asin.
Martabak Pak Jiman terkenal dengan varian martabak telurnya yang menyajikan kombinasi telur dan daging dalam satu lipatan kulit martabak yang gurih.
Berawal dari berjualan secara keliling, Pak Jiman kemudian memutuskan untuk menetap dan berjualan di lokasi tetap di Jalan Candi Brahu No.27, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, berkat banyaknya pelanggan yang setia.
Kini, Martabak Pak Jiman telah menjadi destinasi kuliner wajib bagi wisatawan maupun warga lokal yang mencari martabak telur dengan isian yang melimpah.
Martabak Pak Jiman menawarkan porsi "super" dengan harga Rp50 ribu, yang terbilang sangat tebal dan penuh dengan isian daging. Selain daging sapi, tersedia juga varian daging ayam, memberikan lebih banyak pilihan bagi para pelanggan.
Dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp20 ribuan hingga Rp50 ribuan, martabak ini dinilai sangat "worth it" untuk ukuran dan kualitas yang ditawarkan.
Baca Juga: Temukan Kenyamanan Berendam di Kolam Air Hangat Kota Batu dan Malang Saat Musim Hujan
Komentar positif dari para pelanggan di media sosial menunjukkan betapa martabak ini begitu dicintai. Kelezatan bumbu dan kemurahan hati Pak Jiman dalam memberikan isian daging menjadi salah satu alasan utama kenapa Martabak Pak Jiman tetap eksis dan dicari hingga saat ini.
Jadi, jika Anda sedang berada di Malang dan mencari kuliner malam yang lezat serta mengenyangkan, Martabak Pak Jiman adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Nikmati sensasi berkuliner legendaris yang telah bertahan lebih dari dua dekade, sambil menikmati kehangatan kota Malang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Temukan Kenyamanan Berendam di Kolam Air Hangat Kota Batu dan Malang Saat Musim Hujan
-
Bakso Kejujuran di Malang, Sensasi Kuliner Legendaris dengan Konsep Unik
-
Jelajah Sejarah dan Budaya di Kota Malang: Destinasi Wajib bagi Wisatawan dan Mahasiswa Baru
-
Rekomendasi Wisata di Pujon Malang untuk Liburan Akhir Pekan yang Menyenangkan
-
Tomoro Coffe di Kayutangan Malang Tawarkan Suasana Santai untuk Nongkrong
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah