SuaraMalang.id - Dalam langkah yang mencerminkan sikap rendah hati dan kesediaan untuk rekonsiliasi pasca Pemilu Presiden 2024, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, berencana untuk menemui kedua kontestan lainnya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (paslon nomor urut 1) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (paslon nomor urut 3).
Sekjen Relawan Nasional TPS Prabowo-Gibran, Muflizar, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud sikap rendah hati dari Prabowo dan Gibran, yang mencoba membuka komunikasi dengan kedua paslon lainnya.
"Pendekatan ini perlu diberi penghargaan khusus, menunjukkan kesediaan mereka untuk berdialog dengan Mas Anies dan Mas Ganjar," ujar Muflizar pada Sabtu (17/2/2024).
Langkah ini dianggap mirip dengan apa yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo setelah Pemilu 2019, saat ia bertemu dengan Prabowo Subianto di gerbong MRT Jakarta, sebuah momen yang sangat simbolis dalam politik Indonesia yang menandakan rekonsiliasi dan kesediaan untuk bekerja sama demi kebaikan bersama.
Muflizar, yang juga merupakan mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, menjelaskan bahwa pertemuan antara para kontestan pemilu adalah bagian dari komunikasi politik yang esensial untuk meredakan ketegangan yang mungkin terjadi di masyarakat pasca pemilu.
"Ini adalah bagian dari rekonsiliasi dan menunjukkan bahwa komunikasi yang baik antara kontestan dapat berdampak positif ke seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.
Rencana pertemuan antara Prabowo-Gibran dengan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud diharapkan dapat mencairkan tensi politik pasca pemilu dan menjadi contoh positif dari sikap kenegarawanan dan kesediaan untuk berkomunikasi dan bekerja sama di antara para pemimpin politik Indonesia.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Suara 64,1 Persen TPS Sudah Dihitung, Prabowo-Gibran Masih Teratas
Berita Terkait
-
Suara 64,1 Persen TPS Sudah Dihitung, Prabowo-Gibran Masih Teratas
-
Gibran Klaim Kader-kader PDIP Beri Selamat ke Dirinya
-
Kubu Anies-Muhaimin Masih Yakin Hakulyakin Pilpres 2024 Bakal 2 Putaran
-
Mahfud MD: Memperjuangkan Demokrasi dan Keadilan Tak Terbatas Pilpres
-
Elite Partai Gerindra Berharap PDIP Tidak Jadi Oposisi Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama