SuaraMalang.id - Tim Nasional Calon Presiden nomor urut 01, Anies-Muhaimin, tetap optimistis mengenai kemungkinan Pilpres 2024 berlangsung dalam dua putaran.
Juru Bicara Timnas, Eka Gumilar, menyatakan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan posisi sebagai oposisi atau koalisi di masa depan.
Eka menekankan bahwa koalisi Anies-Muhaimin masih yakin dengan kemenangan mereka dan mengkritik quick count sebagai sekedar angka yang belum teruji kualitasnya.
"Dukungan masyarakat di lapangan terhadap paslon Anies-Muhaimin sangat antusias dan berbeda dengan hasil quick count yang tidak sesuai harapan," kata dia, Jumat (16/2/2024).
Eka juga menyoroti proses penghitungan suara yang masih berlangsung oleh KPU dan mengusulkan IT forensik untuk memverifikasi hasil quick count.
Ia berharap Mahkamah Konstitusi dapat bersikap adil dalam menghadapi gugatan terkait hasil pemilu, memastikan pemilu yang jujur dan adil.
Sementara itu, Anies Baswedan mengajak pendukungnya untuk terus mengawal suara, mendokumentasikan ketidaknormalan, dan melaporkannya ke tim hukum Timnas AMIN.
Anies mengingatkan pentingnya menghormati proses pemilu dan menghargai kerja-kerja demokrasi, serta mengajak pendukungnya untuk tetap optimistis dan bersama dalam gerakan perubahan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Mahfud MD: Memperjuangkan Demokrasi dan Keadilan Tak Terbatas Pilpres
Berita Terkait
-
Mahfud MD: Memperjuangkan Demokrasi dan Keadilan Tak Terbatas Pilpres
-
Kubu Ganjar Akan Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK, Tapi Paman Usman Tak Boleh Ikut
-
Kubu Anies Duga Algoritma Server Pilpres 2024 KPU Diseting Menangkan Salah Satu Capres
-
Update Real Count KPU Jumat Malam: Prabowo-Gibran 57 Persen, Ganjar-Mahfud Belum Bisa 20 Persen
-
Real Count Jumat, Prabowo-Gibran Pertebal Dominasi, Ganjar-Mahfud Tetap Buncit
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!