SuaraMalang.id - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Jawa Timur mengindikasikan peningkatan potensi pemungutan suara ulang aluas PSU untuk Pemilu 2024 di beberapa daerah dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.
Lokasi yang teridentifikasi berpotensi menggelar PSU termasuk Surabaya, Jombang, Kota Malang, dan Bangkalan, berdasarkan data yang dirilis Kamis (15/2/2023).
Insan Qoriawan, Komisioner KPU Jatim, menegaskan beberapa faktor yang menjadi penyebab potensi PSU, termasuk pemilih luar daerah yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS tertentu dan tidak mengurus pindah memilih namun menggunakan hak pilih di TPS tersebut.
"Faktor-faktor ini mendominasi temuan di lapangan yang berpotensi memicu kebutuhan untuk pemungutan suara ulang sesuai dengan regulasi," kata Insan Qoriawan, Jumat (16/2/2024).
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur syarat dan ketentuan pelaksanaan PSU, yang dapat dilakukan apabila terjadi bencana alam, kerusuhan, atau jika terdapat kekeliruan dan pelanggaran prosedur selama proses pemungutan dan penghitungan suara.
KPU Jatim, bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, masih menunggu rekomendasi dan kesiapan dari KPU Kabupaten/Kota untuk menentukan lokasi spesifik dan pelaksanaan PSU.
Masa maksimal untuk pelaksanaan PSU ditetapkan 10 hari sejak tanggal pemungutan suara, yang berarti keputusan harus diambil segera.
Dari hasil pengawasan Bawaslu Jatim, teridentifikasi beberapa daerah dengan potensi PSU yang lebih tinggi dibandingkan dengan Pemilu 2019.
Mayoritas temuan di lapangan berkaitan dengan pemilih yang tidak terdaftar di DPT atau tidak mengurus pindah pilih namun tetap mencoblos, yang menunjukkan adanya ketidakcermatan dari panitia pemungutan suara di TPS.
Baca Juga: Kerja di TPS Sampai Subuh, Satu KPPS di Polehan Meninggal Dunia
Eka Rahmawati, Komisioner Bawaslu Jatim, menekankan bahwa rekomendasi untuk PSU telah diberikan, namun data masih terus dihimpun untuk menentukan langkah selanjutnya.
Bawaslu menargetkan partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kebijakan untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan adil dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Peningkatan potensi PSU di Jawa Timur menandai tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, sekaligus menunjukkan komitmen KPU dan Bawaslu dalam menjaga integritas dan keadilan proses demokrasi.
Keputusan dan tindakan lanjutan dari kedua lembaga ini ditunggu oleh publik untuk memastikan bahwa setiap suara dapat dihitung secara adil dan akurat.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kerja di TPS Sampai Subuh, Satu KPPS di Polehan Meninggal Dunia
-
Perangkat Desa Tewas saat Cek Sound di TPS 035 Jombang
-
KPU Kota Batu Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak Pemilu 2024
-
Pemilih di Banyuwangi Meninggal Dunia di Bilik Suara TPS Pemilu 2024
-
Clara Gopa Eks Duo Semangka Pulang Kampung ke Malang untuk Dukung Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang