SuaraMalang.id - Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Pandalungan pada rute Gambir - Surabaya - Jember di Stasiun Tanggulangin pada Minggu, 14 Januari, telah mempengaruhi operasional kereta api komuter di rute Malang.
Anne Purba, VP Corporate Secretary KAI Commuter, bersama Leza Arlan, Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, mengonfirmasi adanya perubahan pada jadwal dan rute Commuter Line yang melintas di area terdampak.
Leza Arlan menjelaskan bahwa Commuter Line Penataran dan Commuter Line Supas yang biasanya beroperasi hingga Stasiun Sidoarjo sekarang hanya beroperasi sampai Stasiun Bangil dan kemudian kembali ke Surabaya. Sebagai dampak langsung dari insiden tersebut, layanan Commuter Line Tumapel telah dibatalkan.
Untuk penumpang Commuter Line Penataran KA (432) yang tertahan di Stasiun Tangulangin dengan tujuan Surabaya Kota, KAI Commuter menyediakan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian penuh biaya tiket. Proses pengembalian ini dapat dilakukan hingga H+7 setelah insiden.
KAI Commuter mengimbau para penumpang untuk selalu mengikuti arahan dari petugas di stasiun dan di dalam kereta untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
Insiden ini menjadi perhatian serius KAI Commuter dalam upaya peningkatan keamanan dan kenyamanan perjalanan penumpang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?