SuaraMalang.id - Angin kencang menerjang kawasan Malang Utara pada Kamis (30/11/2023). Puluhan rumah dilaporkan rusak akibat kejadian tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, selain rumah, angin kencang juga merusak sejumlah fasilitas umum.
Tiga kecamatan terdampak bencana angin kencang tersebut, yakni, Kecamatan Jabung, Singosari, dan Karangploso.
Kecamatan Jabung, sebanyak 28 rumah dan satu psukesmas dilaporkan mengalami kerusakan. Riciannya, 14 rumah berada di Desa Sukolilo, enam rumah di Desa Kemantren, dan enam rumah di Desa Jabung. Puskesmas Jabung dan dua sekolah juga ikut rusak.
Hujan deras disertai angin kencang juga merusak puluhan rumah di Kecamatan Singosari. "Di Kecamatan Singosari ada empat titik terdampak," katanya dikutip dari Antara.
Sadono merinci, di Kelurahan Candirenggo tercatat ada 13 rumah rusak, Desa Dengkol ada tiga rumah rusak, Desa Gunungrejo 27 rumah dilaporkan rusak, dan di Desa Banjararum satu tempat usaha rusak.
"Untuk di Desa Gunungrejo, satu rumah mengalami rusak berat sehingga penghuni rumah mengungsi," katanya.
Sementara itu, tujuh rumah di Kecamatan Karangploso dilaporkan rusak pada bagian atap akibat diterjang angin kencang.
"Hujan lebat disertai angin terjadi di wilayah Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, mengakibatkan tujuh rumah mengalami kerusakan di bagian atap," katanya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Malang Raya 30 Desember 2023: Waspada Hujan Petir Sore Hari
Pihaknya belum mengetahui kerugian material yang dialami akibat terjangan angin kencang tersebut. "Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa bencana tersebut," katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM