SuaraMalang.id - Nova Arianto, asisten pelatih Timnas Indonesia, angkat bicara mengenai pihak-pihak yang hanya mengukur kesuksesan Timnas Indonesia dari raihan trofi, menghadapi kritikan terhadap Shin Tae-yong, pelatih berusia 52 tahun yang telah membawa tiga kelompok usia Timnas Indonesia ke panggung besar di Asia.
Shin Tae-yong baru-baru ini memastikan Timnas U-23 Indonesia lolos ke Piala Asia U-23 2024, mengukir prestasi setelah sebelumnya mengantarkan Timnas U-20 Indonesia ke Piala Asia U-20 2023 dan Timnas senior tampil di Piala Asia 2023.
Meskipun telah mencapai prestasi luar biasa ini, kinerja Shin Tae-yong tidak luput dari sorotan, terutama karena belum berhasil memberikan trofi bagi Indonesia selama empat tahun kepemimpinannya.
Nova Arianto menjelaskan bahwa semua yang terlibat dalam Timnas Indonesia telah memberikan yang terbaik, termasuk membangun skuad kuat di Timnas U-23 Indonesia yang berhasil mencetak sejarah dengan mencapai Piala Asia untuk pertama kalinya. Mereka juga memiliki tujuan untuk membawa Garuda Muda berkompetisi di Olimpiade 2024.
Nova Arianto mengatakan, "Kami telah menjalani satu bulan yang penuh perjuangan, dan kami yakin bahwa semua perlu waktu untuk mencapai titik ini. Namun, harus dipahami bahwa kami saat ini masih berada di level paling bawah dan akan terus berusaha untuk meningkatkan level sepak bola Indonesia," yang ia tulis di laman Instagram pribadinya.
Asisten pelatih Timnas Indonesia ini menyadari bahwa prestasi Shin Tae-yong belum mencakup gelar, tetapi ia menilai progres permainan Timnas saat ini sebagai bukti keberhasilan pelatih asal Korea Selatan ini.
Nova Arianto memberikan apresiasi kepada Shin Tae-yong dan berpendapat bahwa meskipun belum ada trofi, pelatih tersebut layak mendapat penghargaan.
Nova menjadi saksi langsung terhadap perubahan besar yang dibawa oleh Shin Tae-yong ke Timnas. Menurutnya, kerja keras pelatih tersebut akan segera membuahkan hasil, dan ia yakin bahwa trofi-trofi akan datang karena pondasi yang telah dibangun sangat kuat.
"Saya salah satu orang yang beruntung bisa bekerja bersamanya dan menjadi staf pelatih sejak kedatangannya di Indonesia hingga saat ini. Saya percaya bahwa piala akan datang suatu saat nanti dan akan melengkapi apa yang telah dibuat oleh pelatih kepala selama empat tahun ini," ujarnya.
Baca Juga: Coach Justin: Timnas Indonesia Itu Levelnya Asia, Bukan ASEAN!
Sementara itu, pemain Timnas U-23 Indonesia diharapkan untuk kembali bekerja keras saat kembali ke klub masing-masing. Nova memberikan pesan kepada mereka agar tetap menjadi contoh yang baik bagi pemain lain di klub mereka dan meningkatkan level permainan mereka.
"Tugas membawa Garuda Muda ke Piala Asia telah selesai, dan saatnya bagi mereka untuk terus berkembang di kompetisi klub masing-masing. Terima kasih kepada semua pemain atas kerja keras mereka, dan pemain Tim Nasional harus tetap menjadi teladan bagi pemain lainnya," tutup Nova Arianto.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Coach Justin: Timnas Indonesia Itu Levelnya Asia, Bukan ASEAN!
-
Fakta Tersembunyi! Rahasia Pengalaman Rafael Struick di Piala Asia U-23 2024
-
Terkuak! Ini Klub Eropa yang Diinginkan Hokky Caraka, Dua Tim yang Saling Adu Sikut di Liga Inggris
-
Klub Belgia Takjub! Timnas U-23 Indonesia dan Marselino Ferdinan Cetak Sejarah di Piala Asia U-23 2024
-
Shin Tae-yong Diusulkan Jadi PNS dan Ditetapkan sebagai Pelatih Seumur Hidup Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah
-
Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret