SuaraMalang.id - Pemilik tenant atau pedagang korban kebakaran Malang Plaza melakukan pertemuan dengan pemerintah kota dan manajemen pusat perbelanjaan tersebut secara tertutup pada Senin (8/5/2023).
Hasil pertemuan tersebut terungkap jika Wali Kota Malang Sutiaji menawarkan tiga alternatif tempat relokasi sementara bagi pedagang untuk bisa berjualan sementara.
Tempat tersebut meliputi, Gedung Sarinah, Restoran Ikan Bakar 52 dan Malang Creative Center (MCC). Meski begitu, keputusan tempat penampungan sementara diserahkan sepenuhnya kepada para pedagang.
"Di Sarinah, ada lokasi seluas 1.000 meter persegi. Tidak menutup kemungkinan di Malang Creative Center (relokasi)," ujar Sutiaji seperti dikutip Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Selasa (9/5/2023).
Diungkapkan Sutiaji, setelah kebakaran di Malang Plaza, banyak pedagang yang kebingungan mencari tempat untuk kembali berjualan.
Lantaran itu, Pemkot Malang berusaha memfasilitasi dengan menawarkan tiga tempat relokasi.
"Ke depan bagaimana saudara-saudara pedagang kita ini bisa berjualan lagi. Tempat relokasi ini adalah urusan bersama. Kami hanya memfasilitasi. Tapi di sana tetap membayar," katanya.
Selanjutnya, Sutiaji menegaskan, Pemkot Malang tidak bisa bertindak lebih jauh soal urusan perjanjian manajemen dan pedagang.
Namun, dia berharap ditemukan solusi terbaik. Bahkan dia menyarankan ada tim khusus yang mengawal kasus kebakaran Malang Plaza.
Baca Juga: Kerugian Kebakaran Malang Plaza Hingga Rp 115 Miliar, Polisi Periksa Tujuh Saksi
"Kami tidak ikut campur terkait perjanjian dan lain-lain. Saya juga sudah minta setelah ini dibentuk tim khusus untuk mengawal hal ini agar ada tindaklanjut," katanya.
Sebelumnya diberitakan, kerugian akibat kebakaran yang terjadi di Malang Plaza yang terjadi pada Selasa (2/5/2023) dini hari ditaksir mencapai Rp 56 miliar.
Taksiran kerugian tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang berdasarkan data sementara dan laporan awal.
"Data awal dihitung itu Rp56 miliar, itu asumsi kasar dari laporan yang masuk dan kami hitung secara manual," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno seperti dikutip Antara pada Rabu (3/5/2023).
Ia mengungkapkan, taksiran tersebut berdasarkan data awal dan asumsi berdasarkan laporan dari para pelaku usaha yang terdampak di pusat perbelanjaan tersebut.
Meski begitu, Prayitno tersebut belum termasuk kerugian dari keberadaan bioskop Cinema 21 dan Variety Department Store yang merupakan penjual pakaian di lantai dua Malang Plaza.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas