SuaraMalang.id - Ernianto (54) panik bukan kepalang mencari-cari istrinya yang tiba-tiba hilang saat menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Pasangan suami istri (Pasutri) itu naik Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Citra Mandala Sakti. Peristiwa ini terjadi kemarin, Selasa (01/11/2022). Saat itu Ernianto berdua saja dengan istrinya Maria Christina (54).
Awalnya perjalanan mereka biasa saja. Sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk, pasutri itu kemudian naik kapal. Saat itu istrinya meminta izin mau jalan-jalan sebentar. Namun Ia tidak kunjung kembali sampai saat kapal sandar di Pelabuhan Ketapang.
Hal ini membuat Ernianto kebingungan kemudian melapor ke Polsek KP3 Tanjung Wangi. PLH Kapolsek KP3 Tanjung Wangi, Iptu I Gede Putu Wiranata membenarkan kabar hilangnya korban.
"Kami menerima laporan dari suami korban sekitar pukul 18.30 WIB," kata Iptu Wiranata, dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Rabu (2/11/2022).
Dia menyebut pasutri asal Malang ini menyebrang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Keduanya kala itu mengendarai mobil Suzuki Ekover No Pol N 19** A** dan menyebrang menggunakan KMP Citra Mandala Sakti.
Kala itu, Maria Christina izin kepada suami untuk jalan-jalan. Tanpa menaruh curiga sang suami pun memberikan izin.
Namun hingga kapal sudah bersandar di Pelabuhan Ketapang, Maria Christina tak kunjung kembali.
Baca Juga: Petani Banyuwangi Gelar Bubak Bumi, Tradisi Unik Hindari Bala
"Ernianto melapor kepada crew kapal selanjutnya diadakan pencarian di atas kapal, namun saudari Maria Cristina tetap tidak ditemukan," ujarnya.
Berdasarkan dari keterangan suami, Maria Christina ternyata memang sedang mengalami masalah kejiwaan atau depresi berat akhir-akhir ini.
"Menurut keterangan saudara Ernanto istrinya agak mengalami depresi sampai saat ini kami masih dalam upaya pencarian," ujarnya.
Berita Terkait
-
Petani Banyuwangi Gelar Bubak Bumi, Tradisi Unik Hindari Bala
-
Kemenparekraf Dukung Pengembangan Konektivitas Banyuwangi-Bali Barat
-
Hilang Sejak 4 Hari Lalu, Masykur Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Lampon Banyuwangi
-
Jambret Terkapar di Pinggir Jalan Setelah Jatuh Ditendang Mbak Ida
-
Ketika Para Penari Bertumbangan Dalam Festival Gandrung Sewu 2022 di Pantai Boom Banyuwangi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya