Presiden Jokowi dan Erick Thohir saat melakukan kunjungan ke Korsel sempat bertemu Shin Tae-yong. [Twitter @erickthohir]
Pernyataan STY tersebut kontan direspons pecinta sepakbola Indonesia yang membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.
"Mr. STY, anda tidak ada hubungannya dengan tragedi Kanjuruhan. Anda tidak berdosa atas tragedi Kanjuruhan. Jadi tidak perlu mundur. Jangan mau dijadikan tameng," tulis akun bar******.
Selain itu, warganet lainnya berusaha memberitahukan kepada STY tentang bobroknya PSSI selama ini.
"Coach belum tahu bobroknya orang orang di PSSI dan yang lainya, meskipun ketum silih berganti," tulis akun pem******.
Pun warganet lainnya mempertanyakan pernyataan STY yang menuliskan akan mundur jika Iwan Bule mengundurkan diri dari PSSI.
"Gak ada anc4m4n dari pihak manapun kan coach?" tulis gal******.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi