SuaraMalang.id - Ari Ardhana (20) dan Rofiq Hidayat (25), bandit jalanan asal Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo benar-benar apes. Bandit ini beraksi saat ada patroli polisi.
Ceritanya, peristiwa perampokan handphone ini terjadi di Jalur Pantura Dusun Parsean Jalan Raya Dringu. Korban bernama Himawan Indra Edisaid (19) warga Kecamatan Gending.
Seperti dijelaskan Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Es Sugeng Santoso, kedua pelaku melaksanakan aksinya dengan mengancam korbannya memakai senjata tajam jenis celurit.
Mereka merampas handphone android milik korban, pada Sabtu (27/8/2022) sekitar pukul 22.00 WIB. Bermula saat korban mengendarai sepeda motor sendirian di Jalan Pantura masuk Dusun Parsean, Kecamatan Dringu.
Sepeda motor yang dikendarai korban tiba-tiba saja dipepet dari sebelah kanan oleh kedua pelaku. Korban pun akhirnya berhenti di tepi jalan.
"Setelah kendaraan berhenti, korban langsung ditodong senjata tajam jenis celurit oleh pelaku sembari meminta handphone milik korban. Karena ketakutan, korban menyerahkan handphone miliknya pada pelaku," kata Sugeng, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (02/09/2022).
Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku segera melarikan diri. Nahasnya korban berteriak meminta tolong kepada anggota kepolisian yang tengah melaksanakan patroli malam hari.
"Karena dilakukan pengejeran, kedua pelaku tidak dapat mengendalikan kendaraanya hingga akhirnya terjatuh di Jalur Pantura Dringu depan Gedung Golkar," ujarnya.
Kedua pelaku akhirnya digelandang ke Polsek Dringu dan disangka melanggar Pidana Pencurian dengan kekerasan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman 12 Tahun Penjara.
Baca Juga: Odong-odong Sekarang Dilarang Melintas di Jalan Raya Probolinggo, Kalau di Jalan Kampung Silakan
Kasus perampokan di Probolinggo memang tergolong tinggi. Sejumlah kasus pembegalan di jalanan disertai dengan kekerasan berulang kali terjadi.
Peristiwa di Dusun Parsean ini merupakan kejadian ke sekian kalinya sehingga membuat kepolisian setempat kian gencar melakukan patroli jalanan.
Berita Terkait
-
Odong-odong Sekarang Dilarang Melintas di Jalan Raya Probolinggo, Kalau di Jalan Kampung Silakan
-
Polisi Tangkap 101 Bandit Jalanan yang Meresahkan Masyarakat Medan, Kasusnya Seram !
-
Warga Minta Polisi Probolinggo Atasi Teror Gerombolan Bermotor Tiga Pekan Ini, Terakhir Menyerang ke Musala
-
Cucu Pembunuh Nenek di Probolinggo Divonis 14 Tahun Penjara
-
Teror Geng Motor di Probolinggo, Serang Pakai Batu dan Ada yang Bawa Senjata Tajam
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Misi Penyelamatan di Jalur Terlarang: Nasib Cakra Setelah Terperosok di Jurang Gunung Semeru
-
Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Pantai Wedi Awu Berakhir di Meja Mediasi
-
Di Tengah Riuh Karnaval di Malang, 2 Pemuda Gasak Motor Pengunjung
-
4 Jabatan Penting di Pemkot Malang Kosong, Begini Penjelasan Wali Kota
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen