SuaraMalang.id - Adim, wartawan Harian Berita Metro di Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ) sampai sekarang belum sadarkan diri diduga keracunan setelah meminum teh sembako kiriman orang tak dikenal.
Ia tidak sadarkan diri sejak tiga hari lalu. Kasus ini terus diselidiki oleh kepolisian. Seperti dijelaskan Kasat Reskrim Polres Pasuruan dirinya mengatakan bahwa saat ini yang bersangkutan telah dikirim di RSSA Malang.
Menurut dia, Adim dirujuk ke RSSA Malang karena RS Masyitho tidak mampu menanganinya. Polisi juga sudah menyelidiki dan menyita paket sembako teh yang ada di dalamnya.
"Yang bersangkutan saat ini sudah dirujuk di RSSA Malang guna melakukan perawatan intensif. Pihak keluarga jugan sedang menunggu foto dada untuk uji toksik," kata Adhi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (31/8/2022).
Sedangkan untuk paket sembako yang dikirim di rumah Adim di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan saat ini sedang dilakukan uji laboratorium.
Teh dalam kemasan yang diminum Adim ini saat ini sedang diuji oleh tim forensik.
Hal ini dilakukan guna mengetahui apakah terdapat kandungan racun didalam minuman. Sehingga nantinya akan diketahui jenis racun yang terkandung didalamnya.
"Untuk paketnya saat ini sedang diuji lab oleh tim forensik. Apa ada kandungan racun didalamnya," ujarnya.
Saat ini Adim masih berbaring lemas di RSSA Malang. Terhitung kurang lebih sudah 3 hari saat di bawa kerumah sakit masih belum sadarkan diri.
Baca Juga: Wartawan Pasuruan Diduga Keracunan, Polisi Uji Lab Teh Kemasan dari Paket Sembako Kiriman OTK
Pihak kepolisian juga mengatakan bahwa saat ini merasa kesulitan. Dikarenakan di sekitar rumah Adim tidak terdapat CCTV.
Berita Terkait
-
Wartawan Pasuruan Diduga Keracunan, Polisi Uji Lab Teh Kemasan dari Paket Sembako Kiriman OTK
-
Anggota Fraksi PKB DPRD Pasuruan Pemeran Video Syur Kabarnya Dipecat
-
PKB Pecat Kadernya Terjerat Skandal Video Porno
-
Wartawan di Pasuruan Kejang-kejang Usai Mengonsumsi Kiriman Paket Sembako Misterius
-
Wartawan Tersangka Pemerasan di Pasuruan Ternyata Seorang Residivis Kasus Maling
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi 4 Kali, Status Siaga dan Ancaman Awan Panas Mengintai!
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya